Diskusi “KOPI SENJA” – Pendidikan dan Pembangunan SDM Papua Bersama: Pdt. David Harold Waromi, S.M.Th (Anggota DPD RI), Dr. Ir. John Numberi (PIKI Papua), Dr. Cand. Marinus Yaung (Dosen UNCEN).

PAPUA – Di bawah senja yang hangat dan suasana penuh kekeluargaan, bincang-bincang bertema “Pendidikan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Papua” digelar Jumat sore, 25 Juli 2025, di Wai Mhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, dalam rangkaian acara Kopi Senja. Acara ini menghadirkan tokoh nasional asal Papua, Anggota DPD RI Pdt. David Harold Waromi, S.M.Th, yang hadir dengan semangat kuat untuk mewujudkan aspirasi masyarakat Papua melalui pencarian solusi di berbagai aspek kehidupan.

Dalam paparannya, Pdt. David Waromi menegaskan komitmennya untuk menjadi “Soluser” – Pembawa Solusi bagi tanah Papua. “Saya ingin menjadi bagian dari solusi, bukan hanya dalam wacana, tapi melalui tindakan nyata dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), dan Sumber Daya Keuangan secara berkelanjutan dan berbasis nilai-nilai Pancasila serta Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia,” ujar beliau penuh keyakinan.

BACA JUGA  Ibadah Syukur PGI, Pdt. Gomar Gultom Berikan Refleksi Awal Tahun 2021

Pdt. Waromi juga menyampaikan, “Kedamaian dan kesejahteraan di atas tanah Papua tidak boleh menjadi wacana semata. Ini adalah prioritas utama yang harus menjadi perhatian serius kita semua, termasuk pemangku kebijakan, akademisi, dan masyarakat sipil.”

Menanggapi hal tersebut, Dr. Ir. John Numberi, Ketua DPD PIKI Papua dan dosen senior dari Universitas Cenderawasih (UNCEN), menyampaikan apresiasi atas gagasan dan semangat yang ditunjukkan oleh Pdt. Waromi. “Pendidikan adalah fondasi dari pembangunan SDM yang kokoh. Ketika wakil rakyat menunjukkan keberpihakan yang jelas terhadap rakyat Papua, khususnya dalam pendidikan dan pemberdayaan, kami dari kalangan akademisi siap bersinergi,” ungkap Dr. Numberi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dr. Cand. Marinus Yaung, yang menyoroti pentingnya kolaborasi strategis antara para pemangku kebijakan dan institusi pendidikan. “Papua membutuhkan pemimpin yang tidak hanya hadir di ruang formal, tetapi yang hadir di tengah rakyat dan menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dan solusi konkret. Saya melihat itu ada pada figur Pdt. Waromi,” jelas Marinus Yaung.

BACA JUGA  Alumni Sulawesi Utara di Tanah Papua, Mengajak Menjaga dan Membangun Papua

Acara Kopi Senja ini tidak hanya menjadi ruang dialog, tetapi juga menjadi momentum membangun kesepahaman bersama antara pemimpin daerah dan kaum intelektual Papua dalam merancang masa depan yang damai, adil, dan sejahtera.

Pendidikan dan SDM adalah jalan menuju Papua yang cerdas dalam berpikir, mandiri dalam bertindak, dan sejahtera dalam hidup bersama.

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini