PGI Apresiasi Persidangan Sinode GPM Berkaitan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

0
Memasuki perhitungan suara pemilihan di Sidang Sinode GPM yang menghasilkan Pdt. Elifas Tomix Maspaitella sebagai Ketua Umum

Jakarta – Peserta Sidang Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) telah memilih dan menetapkan, Pdt. Elifas Tomix Maspaitella sebagai Ketua Umum (Ketum) Majelis Pekerja Harian (MPH) GPM, periode 2020 – 2025, seperti yang telah diberitakan media ini sebelumnya dengan judul “Pdt. Elifas T Maspaitella Terpilih Sebagai Nahkoda GPM 2020 – 2025”

Terpilihnya Pdt. Elifas Tomix Maspaitella sebagai Ketua Umum (Ketum) dan tersusunya personil pengurus MPH GPM, langsung disambut oleh organisasi tempat GPM bergabung, yaitu Persekutuan Gereja – gereja di Indonesia (PGI).

Pdt. Elifas Tomix Maspaitella

Dalam siaran pers yang diterima media ini, Jumat (19/02/2021), PGI mengucapkan Selamat kepada MPH GPM Periode 2020 – 2025.  “MPH PGI mengucapkan selamat bagi fungsionaris Sinode GPM periode 2020 – 2025. Berharap amanat dan tugas yang baru bagi para fungsionaris MPH GPM dapat dijalankan guna membawa GPM lebih baik dengan berbagai tantangan dan persoalan yang dihadapi baik masa kini dan di masa depan.”tulis siaran pers yang ditandatangani Humas PGI, Philip Situmorang.

Dalam siaran pers ini juga PGI memuji langkah dari GPM dalam menyelenggarakan Sidang Sinode, yang memadukan virtual dan onsite. “Kami mengapresiasi proses jalannya sidang sejak pembukaan hingga penutupan. Ini juga menjadi contoh bagi gereja-gereja lainnya untuk bisa menyelenggarakan sidang-sidang yang besar dengan prokes ketat dan semua dipatuhi oleh peserta sidang.”

Kepada pengurus MPH GPM yang telah terbentuk, terpapar harapan dari MPH PGI untuk dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan daya demi kemajuan pelayanan bukan saja bagi jemaat GPM sendiri tapi juga bagi gereja-gereja yang ada di Indonesia serta bekerjasama dengan pemerintah.

BACA JUGA  Bom di Makassar, Ketum PGI : Umat Tenang, Percayakan Kepada Aparat Kepolisian

Sekretaris Umum PGI, yang juga representasi dari perwakilan GPM yang ada di PGI, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, mengapresiasi kepada para peserta sidang sinode GPM yang telah memilih Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, dan teman-teman lainnya dalam jajaran MPH. “Ini memperlihatkan GPM melakukan sebuah regenerasi kepemimpinan ke orang-orang muda dengan sangat elegan dan gerejawi,”katanya.

Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty meyakini Pdt. Elifas Tomix Maspaitella yang telah melayani sebagai Sekretaris Umum selama 1 periode, memahami dengan baik seluk beluk pengelolaan pelayanan di GPM.  “Hal ini didukung oleh pribadinya yang tenang dan cerdas. Secara menyeluruh saya melihat komposisi kepengurusan MPH Sinode GPM yang baru ini cukup memberikan harapan bagi pengembangan pelayanan di GPM di tengah seluruh situasi kehidupan yang berubah dengan sangat cepat dan massif,”tuturnya.

Media ini sudah menghubungi Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, lewat telepon sesulernya tetapi belum mendapatkan jawaban. Tapi lewat media internal GPM, Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, bersyukur kepada Tuhan karena semua proses persidangan bisa berjalan.

Program yang akan dijalankannya di GPM, sesuai keputusan sinode pada program tahunan 2021 sesuai pola induk pelayanan dan rencanan induk pengembangan pelayanan GPM.

BACA JUGA  Kesan Peserta Napak Tilas Rombongan POC

Maksud Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, GPM tetap mengembangkan pola pelayanan dalam semangat pastoralia, demi makin tumbuhnya kesadaran bergereja di seluruh pelayanan dan warga Gereja.

Hal yang lain, Pdt. Elifas Tomix Maspaitella berkata GPM tetap terpanggil merawat keutuhan bangsa dengan menjadikan keragaman potensi kekuatan untuk merajut persaudaraan.

“Kita akan berusaha untuk membangun koinonia yang lebih tranformatis baik Gereja sendiri maupun diantara umat beragama, dan stakeholders yang lain termasuk pemerintah,”paparnya.

Keutuhan yang dimaksud bukan hanya lintas agama dan pemerintah tetapi juga disesama gereja—dalam Gerakan Oikumene untuk mewujudkan Gereja Kristen Indonesia yang lebih terbuka kepada persahabatan seluruh umat beragama dan warga gereja.

Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, menegaskan juga GPM akan ikut bersama dengan semua lemen bangsa, khususnya di Maluku dan Maluku Utara untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19. 

“Di sidang Sinode ini kita sudah menghasilkan keputusan Gereja mengenai pola pelayanan GPM di dalam penanggulangan Covid-19, dan itu akan dilakukan sampai 2023 atau bahkan 2024. GPM sungguh-sungguh berusaha untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Itu sebabnya sidang sinode ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan, mulai peserta di Rapid Antigen,”ungkapnya.

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1
1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini