Pesan Kedamaian dan Pengharapan di Kebaktian Natal 2021 Gereja Yesus Kristus OSZA

0
Saat Kebaktian Natal 2021 Gereja Yesus Kristus OSZA

Jakarta – “Sukacita yang datang dalam beribadat dan mengasihi Tuhan Yesus Kristus,” demikian kata Presiden Henry B. Eyring, dari Gereja Yesus Kristus dari  Orang – orang Suci Zaman Akhir (GYK OSZA), dalam Kebaktian Natal Presidensi Utama 2021.

Henry B Erying dalam kebaktian Natal tersebut berbicara semangat Natal melalui menelaah tulisan suci yang mengajari umat siapa Yesus dahulu dan sekarang serta melalui mengasihi orang lain.

Kemudian, Henry B Erying, membacakan tulisan suci yang terdapat dalam Perjanjian Baru, berbicara tentang peran (Yesus) dalam penciptaan, tentang sikap-Nya yang tunduk pada kehendak Bapa dan tentang ajaran-Nya untuk mengikuti teladan kasih-Nya. 

Bacaannya dilanjutkan dengan mengutip ayat-ayat yang menjadi panduan GYK OSZA, tentang perdamaian Kristus dan kuasa-Nya untuk membantu umat manusia dalam keadaan apa pun. 

Juga Henry B Erying menggunakan kata-kata dari ajaran dan perjanjian untuk mengilustrasikan kuasa doa dan kedamaian yang dijanjikan Allah. “(Allah) tahu cara membantu kita merasakan kedamaian dalam kemalangan, bahkan saat ujian berlanjut,” tuturnya.

“Dia akan mengirim teman-teman sebagai malaikat untuk berdiri di samping Anda ‘dengan hati yang hangat dan tangan yang ramah.’ Hati kita sendiri akan diubah menjadi lebih baik sewaktu kita menanggung pencobaan pribadi melalui iman kepada-Nya. Dan dengan perubahan itu, kita sendiri akan menjadi teman yang dapat Tuhan kirimkan sebagai malaikat kepada orang lain.”

Sedangkan Penatua Dale G. Renlund, mengajarkan pentingnya mengetahui keilahian Yesus Kristus. Sambil bersaksi, saat ia masih kecil, saat itu ayahnya sering membaca Lukas 2 setiap Malam Natal. “Ayah akan berhenti sejenak dan berkataAyah mungkin tidak dapat menggendong bayi kecil Yesus itu dalam pelukannya.  Tetapi Ayah tahu, sama seperti Simeon tahu, bahwa bayi itu adalah Putra Allah, Juruselamat, dan Penebusnya. Dia nyata, dan Dia hidup.” 

Setelah pernyataan yang kuat ini, ayahnya akan menatap setiap anggota keluarga dan mengatakan, dengan anggukan tegas, “Dan kalian juga bisa tahu itu.”

Penatua Dale G. Renlund, menggambarkan bagaimana pada usia 11 tahun dia merasa Allah memberi tahunya bahwa GYK OSZA mengajarkan kebenaran. Dan dengan kuasa yang sama itu pula dia mengetahui bahwa Yesus adalah Juruselamat dunia. Pengetahuan seperti itu, katanya, adalah karunia rohani yang tersedia bagi siapa saja.

“Pada Natal ini, mintalah kepada Bapa Surgawi Anda karunia rohani untuk mengetahui realitas tentang hidupnya Juruselamat dunia. Saat Natal adalah waktu yang alami dan indah untuk menelaah kehidupan-Nya dan untuk berusaha meniru karakter dan atribut-Nya. Sewaktu Anda melakukannya, Anda dapat mengetahui bahwa Yesus adalah Kristus, Putra Allah, dan bahwa Dia melakukan pendamaian bagi dosa-dosa Anda,” Kata Penatua Dale G. Renlund.

BACA JUGA  Rangkaian Paskah Nasional Dimulai dengan Bakti Sosial di Palu

Begitupun Penatua W. Mark Bassett mengingatkan para umat Tuhan bahwa pengikut Yesus Kristus hendaknya menjadi pembawa damai. “Ini adalah kewajiban perjanjian kita. Anda dan saya membuat perbedaan di dunia yang bermasalah saat ini ketika kita berusaha untuk menjadi pembawa damai—di rumah kita, jemaat kita, komunitas kita, bahkan di seluruh dunia, dengan kebaikan kita, dengan perbuatan baik kita, dan dengan perkataan kita—secara tatap muka maupun secara virtual. Marilah kita dengan setia ‘mengabarkan berita damai’ saat kita bersaksi tentang Dia, dalam kata dan perbuatan.”

Menggunakan ceritera yang ada di Lukas 2, Penatua W. Mark Bassett, mengimbau para anggota Gereja untuk ’memberitahukan apa yang telah dikatakan’ mengenai pesan kedamaian ‘tentang Anak itu’. 

“Ini adalah pesan yang misionaris ajarkan kepada orang-orang terkasih dan teman-teman kita; ini adalah pesan hidup yang misionaris pelayanan bagikan sewaktu mereka melayani seperti yang Juruselamat lakukan. Ini adalah pesan yang kita nyatakan saat kita mengasihi, berbagi, dan mengundang mereka di sekitar kita untuk mengambil bagian dalam pengharapan dan kedamaian yang ditemukan dalam kabar baik tentang Yesus Kristus.”

Sister Michelle D. Craig, mengatakan umat hendaknya memupuk dan berbagi karunia-karunia pribadi untuk meneguhkan dan melayani orang lain. “Beberapa karunia terbaik adalah karunia berupa waktu dan bakat kita, tidak peduli seberapa kecilnya. Saya percaya karunia seperti itu adalah karunia yang suci.”

Mengutip Penatua Marvin J. Ashton (1915–1994), Sister Craig mengatakan bahwa karunia datang dalam banyak bentuk, termasuk mendengarkan, menangis, berpikir, dan berdoa.

“Bawalah karunia mendengarkan Anda dengan kasih dan kunjungi seorang teman yang kesepian. “Apakah Anda memiliki karunia untuk menghindari perselisihan dan bersikap menyenangkan? Karunia-karunia itu tidak pernah lebih dibutuhkan daripada sekarang—berikan itu kepada keluarga, teman, dan tetangga Anda. Beritahu seorang pengembara bahwa Anda mengasihi mereka dan undang untuk makan di rumah Anda. Ajarkan pelajaran yang diilhami. Tulis surat singkat yang ramah. Kumpulkan orang lain dan gunakan karunia Anda untuk menjangkau dan membangun Sion serta membangun orang-orang di sekitar Anda. Allah membutuhkan segala macam karunia. Dia telah memberikan segala karunia untuk meningkatkan keadaan anak-anak-Nya. Jangan biarkan musik dalam diri Anda luput dinyanyikan, pelukan tidakdiberikan, pengampunan tanpa ditawarkan.”

BACA JUGA  Ketua MD GPdI Papua, Pdt. Timotius Dawir, Sampaikan Firman Tuhan di Pembukaan SAC, Jawa Barat

Pesan Natal disampaikan Presiden Gereja Yesus Kristus OSZA, Russell Nelson (https://www.youtube.com/watch?v=yDA7KWd4j1c). “Masa Natal sudah dekat dan berarti di hati saya, seperti saya tahu demikian pula bagi banyak dari Anda. Mengingat semua yang telah kita alami selama setahun terakhir ini bahkan lebih, bolehkah saya berbagi pesan tentang bagaimana kita dapat membantu mengubah kehidupan selama waktu yang istimewa ini,”.

Presiden Russell Nelson, mengatakan saat umat menyaksikan Kebaktian Natal Presidensi Utama 2021, diajaknya untuk merenungkan cara-cara yang dapat secara pribadi menjangkau, dan membantu orang lain mengalami terang Yesus Kristus pada Natal ini.

“Pada Natal tahun ini, ada yang masih menunggu saat lampu menyala lagi. Itulah sebabnya kita senang berbagi Terang Yesus Kristus, ketika begitu banyak orang disekitar kita terbebani dengan rasa takut dan ketidakpastian. Saya mengundang Anda untuk menyediakan ruang di hati Anda, bagi orang-orang disekitar Anda, yang mungkin bergumul untuk melihat Terang Juruselamat dan untuk merasakan kasihnya,”.

Presiden GYK OSZA, Russell Nelson menegaskan tidak ada karunia yang akan sama berartinya dengan tindakan kasih murni yang akan umat berikan kepada yang kesepian, yang letih, dan yang lelah. 

“Ini adalah karunia yang mengingatkan kita, dan mereka, tentang alasan sesungguhnya untuk masa ini, karunia berupa Putra Allah, Yesus yang lahir untuk mengusir semua ketakutan serta membawa terang dan sukacita abadi, bagi semua yang mengikuti DIA. Saya mengucapkan kepada Anda, teman-teman saya terkasih Selamat Natal serta masa penuh sukacita membantu orang lain melihat dan merasakan Terang Yesus Kristus,”

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini