Majelis Daerah GPdI Jawa Barat hadiri KKR KD P3 MD GPdI Jabar

JAKARTA –  “Unlimited Love” menjadi tema sentral yang disampaikan Ketua Majelis Pusat (MP) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Pdt. Herry Lumatauw, M.Th pada pemberitaan Firman Tuhan di Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), Komisi Daerah (KD) Pelayanan Penginjilan Pantekosta (P3), Majelis Daerah (MD), GPdI, Jawa Barat, Selasa (25 Juni 2024) di Gedung GPdI Anugerah Bekasi, pengembalaan Pdt. Lince Nainggolan.

Pdt. Herry Lumatauw, sedang menyampaikan Firman Tuhan di KKR KD P3 MD GPdI Jabar

Perbedaan Ibadah KKR dengan ibadah Minggu terlihat jelas. Pada KKR KD P3, sejak ibadah dimulai, pemimpin pujian sudah membawa umat yang hadir menyanyikan lagu – lagu yang penuh semangat.

Pemimpin pujian “mampu” membawa yang hadir ikut bernyanyi dengan mengepresikan anggota tubuh sesuai kata – kata yang ada. Tapi waktulah yang “memberhentikan” pemimpin pujian dan umat yang hadir untuk memuji Tuhan. Tiba saatnya untuk pemberitaan firman Tuhan, disampaikan oleh Pdt. Herry Lumatau, M. Th, tetapi didahului dengan doa Firman Tuhan, oleh Pdt. Liem Sutikto.

Memperkuat tema sentral yang disampaikan Pdt. Herry Lumatauw, M. Th, “Unlimited Love”  mengajak semua yang hadir untuk membaca Firman Tuhan yang terdapat di kitab Yohanes 3 : 16, dengan berkata, umat Tuhan yang hadir tahu bahwa dimasa penciptaan Allah menciptakan manusia serupa dan segambar dengan Allah, tetapi manusia jatuh di dalam dosa.

Sejak manusia jatuh di dalam dosa, kata Pdt. Herry Lumauaw, manusia berusaha untuk supaya dapat kembali bersama dengan Allah tetapi semua usaha manusia tidak berkenan kepada Tuhan. Ttermasuk memberikan korban perembahan, korban sembelihan, tidak mampu membuat manusia kembali dekat dengan Tuhan, ada jarak antara manusia dengan Allah.

Pdt. Herry Lumatauw ditemani Istri saat menghadiri KKR KD P3 MD GPdI Jabar

“Allah mengambil inisiatif dengan menyerahkan anakNya yang tunggal supaya kita semua yang telah berdosa, kita yang sudah memiliki jarak dengan Tuhan boleh diselamatkan,”kata Ketua Majelis Daerah (MD GPdI Banten ini di depan yang hadir, ada tim 6 yang mewakili Majelis Daerah GPdI, Jawa Barat, di antaranya, Pdt. Mawikere, Pdt. Liem Sutikto, Pdt. Denny Tampi. Juga ada Wakil Sekretaris Daerah MD GPdI Jawa Barat, Pdt. Denny Keintjem dan Biro – biro MD GPdI, Jawa Barat, Pdt. Hariandja, Pdt. Suratinoyo, Pdt. Audy Woworuntu, Pdt. Alfons Sinuhaji, Pdt. Janne Bolung, Pdt. Tommy Tampang, dan lainya. Pengurus Wilayah di GPdI Jawa Barat serta para gembala – gembala beserta jemaat, yang diperkirakan mencapai 800 orang. Tampak juga rombongan MD GPdI Banten, di antaranya ada Sekretaris Daerah, Pdt. Voudy Mokoagouw.

Yesus Kristus sebagai anak Tunggal Allah, dihadirkan di dunia, tutur Pdt. Herry Lumatauw,  untuk memberitakan tema sentral yaitu KASIH. Yesus melayani di dunia tidak lama,hanya 3,5 tahun, dan ditemani murid Tuhan berjumlah 12 orang.

BACA JUGA  Refleksi Hari Pentakosta di GPdI El-Shadai

Di akhir pelayanan Yesus Kristus di dunia, saat mau ditangkap, papar Pdt. Herry Lumatauw, ada seorang muridNya bernama Petrus yang menyangkal.  Tetapi semua sudah baca kisah penyaliban, pada waktu Yesus bangkit dari antara orang mati, Yesus berkata kepada Maria Mahdalena, “Katakan kepada Petrus kita bertemu di Galile”.

Panitia dan Pengurus saat menaikkan pujian

Pesan yang ingin disampaikan oleh Pdt. Herry Lumatauw, lewat ceritera Yesus dan Petrus, bahwa kesalahan dan kealpaan Petrus tidak meruntuhkan hati Yesus untuk tetap mengasihi Petrus. “Ajaran Yesus mampu menarik banyak umat manusia—melebihi pengikut agama – agama di dunia karena yang diajarkan adalah KASIH yang tidak terbatas. Ini yang harus diikuti oleh pengikut – pengikutNya, termasuk kita yang mengikuti KKR KD P3,”

Pdt. Herry Lumatauw, memberikan 2 point agar pengikut Yesus Kristus mengerti apa yang Namanya KASIH yang tidak terbatas. Pertama, bertolak dari Matius 5 : 43 – 47. “Membuktikan kita kenal Yesus, kita ini anak Tuhan, kita ahli waris kerajaan sorga adalah kita mampu mengasihi orang yang membenci kita atau kata kerennya musuh kita. Ini dasarnya, kalau kita belum mampu maka kita belum anak Tuhan, kita bukan pewaris kerajaan sorga,”

Kedua, bertolak dari Lukas 10 : 30 – 37. “Alkitab mengajarkan kita mempraktikkan kasih tanpa menunda. Baca Amsal 3 : 27 – 28. Biarlah kita menjadi anak Tuhan yang senantiasa mau menyatakan Kasih yang tidak terbatas kepada yang membutuhkan, tidak selamanya dengan uang,”

Pdt. Herry Lumatauw mengakhiri penyampaian Firman Tuhan dengan berkata terus belajar untuk mengasihi dan terus belajar untuk memberi, Tuhan tidak akan diam dengan usaha yang dilakukan oleh umat Tuhan.

Pemberitaan firman Tuhan ditutup dengan doa oleh Pdt. Healpy Rawis. Setelah itu tampil seorang pria memberikan pujian bagi Tuhan dengan menggunakan Bahasa Inggris, Bahasa Manado dan ditutup duet dengan Pdt. Edi Pakpahan dengan menyanyikan lagu Bahasa Batak.

Sementara pujian – pujian dinaikkan, petugas menjalankan kolektan. Dan, adanya sambutan – sambutan, dimulai dari Ketua MD GPdI Jawa Barat, yang diwakilkan untuk membacakannya.

Isi dari sambutan Ketua MD GPdI, Jawa Barat, Pdt. Ferdinand Rompas, percaya bahwa semangat penginjilan yang telah dinyalakan oleh Api Pantekosta tetap berkobar dari relung hati yang terdalam sampai kepada kaki yang rela memberitakan Injil damai sejahtera.

“Kemajuan teknologi di zaman digitalisasi, kiranya dapat dimanfaatkan yang sebesar-besarnya bagi pelayanan penginjilan, dimulai dari melihat peluang dan menemukan strategi-strategi yang jitu agar banyak jiwa dapat dimenangkan bagi Kerajaan Surga,”.

Biro Penginjilan Jawa Barat, Pdt. Ronald Massie, mengatakan dengan mengusung tema KKR “unlimited love” bukan saja menjadi sebuah slogan semata tapi dapat diaplikasikan dalam setiap pelayanan yang dilakukan oleh KDP3 yaitu melayani dengan kasih yang tanpa batas artinya tidak memilih – milih pelayanan tapi mengerjakan pelayanan Penginjilan kapan saja dimana saja dan kepada siapa saja.

BACA JUGA  Tokoh GPdI (Pdt. A.H. Mandey) Berpulang, Warga GPdI “Berduka” Membanjiri Media Sosial

Sambutan Ketua KDP3 Jawa Barat, Pdt Edi Pakpahan, mengungkapkan seluruh Panitia bersama dengan Pengurus KDP3 dan Biro Penginjilan telah berjuang dan bekerja sama dalam pengumpulan dana dan puji Tuhan dengan segala keterbatasan acara KKR KDP3 ini akhirnya bisa kita laksanakan.

Pdt. Edi Pakpahan berterima kasih atas support dari Ketua MD dan jajarannya, Biro Penginjilan, KDP3 Jabar, seluruh pengurus Komisi Wilayah, dan para Gembala di Jawa Barat. Termasuk kepada Gembala GPdl Anugrah Bekasi (Ibu. Pdt. Lientje Nainggolan) dan Pdt. Jimmy Nainggolan yang juga wakil sekertaris MD, beserta Jemaat yang telah memberikan tempatnya, buat acara KKR ini berjalan dengan baik.

Ketua Panitia, Pdt. Hanny Walalangi, M.Th, mengakui selaku Ketua Panitia, merasa sangat terhormat bisa berdiri di sini dan menyambut setiap saudara – saudari yang hadir. KKR ini bukan acara biasa, melainkan momen untuk semua merenungkan kembali kasih dan Anugerah Tuhan. “Mari kita buka hati dan pikiran, biarkan Roh Kudus bekerja, dan semoga kita semua dipenuhi oleh firman Tuhan yang kita dengar malam ini,” tutupnya seraya berterima kasih kepada pembicara, Pdt. Herry Lumatauw, M. Th yang adalah Ketua Majelis Pusat GPdI.

Ibadah KKR ini ditutup dengan perjamuan kasih. Saat perjamuan kasih, ada beberapa hamba Tuhan, didengar oleh media ini datang berterima kasih kepada Ketua Majelis Pusat, Pdt. Herry Lumatauw M. Th, karena keberadaan nama Pdt. Herry Lumatauw telah menjadi magnet tersendiri untuk menarik banyak orang datang menghadiri KKR KDP3 Jawa Barat.

Kepada media ini, Pdt. Herry Lumatauw mengucapkan terima kasih kepada Ketua MD GPdI Jawa Barat, Pdt. Ferdinand Rompas dan jajarannya yang telah mempercayakannya melayani Firman Tuhan di Jawa Barat.

Menurut Pdt. Herry Lumatauw, kepemimpinan Pdt. Ferdinand Rompas, baik dan memang diterima oleh hamba – hamba Tuhan GPdI Jawa Barat dan di luar GPdI Jawa Barat. “Orangnya sangat terbuka dan memiliki sikap, maju terus GPdI Jawa Barat,”kata Pdt. Herry Lumatauw, M. Th.

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

1 KOMENTAR

  1. Thаnks for finalⅼy ԝriting aЬout > Pdt.

    Herry ᒪumatаuw, Pembicara di KKR KDP3 GPdI Jawa Barat,
    Gedung GPdI Anugerah “Tidaҝ Sanggup” Mеnampung Umat yang Hadir < Liked it!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini