Ketua Umum PGPI, Pdt. Jason Balompapueng Membuka secara resmi Musprov PGPI Jabar

CIKARANG – Musyawarah Provinsi (Musprov) Persekutuan Gereja – gereja Pentakosta di Indonesia (PGPI) Jawa Barat, yang dilangsungkan di salah satu Hotel di Jawa Barat, pada 21 – 22 Agustus 2023, dengan tema “Kita berbeda – beda tetapi tetap satu” berlangsung meraih, tertip dan sangat berkesan.

Pasalnya para peserta dari berbagai Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Jawa Barat, datang dengan perbedaan latarbelakang Gereja tidak membatasi interaksi satu dengan yang lainnya. Semua yang hadir tampak terlibat dalam berbagai perbincangan tanpa sekat organisasi. 

Acara pembukaan sendiri dibagi dalam dua sesi. Pertama, acara seremonial pembukaan, dengan adanya nyanyian kebangsaan dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PGPI dihadiri Bimas Kristen, Jawa Barat, dan Anggota DPR – RI Dapil Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Dalam sambutan, Ketua Umum PGPI, Pdt. Jason Balompapueng, mengatakan PGPI adalah Lembaga Aras Gereja Nasional yang diakui oleh pemerintah Indonesia, adalah wadah (tempat) berkumpul 91 Gereja (sinode) aliran Pentakosta, dengan 58.135 Gereja lokal dan memiliki jumlah jiwa diperkirakan 14.5 Juta Jiwa tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun tugas utama PGPI menurut Pdt. Jason Balompapueng, pertama mewadahi, mengayomi, membina sinode – sinode Gereja aliran pentakosta baik tingkat Nasional, Provinsi maupun Kabupaten/Kota. 

Kedua, menjadi mitra pemerintah yang strategis dalam hal memfasilitasi dan mengkoordinasi semua kepentingan sinode Gereja aliran Pentakosta, baik dari sisi keagamaan maupun organisasi untuk mendukung semua program pemerintah—dalam hal mewujudkan persatuan dan kesatuan serta kerukunan antar umat beragama dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

Ketiga, membina hubungan yang strategis dengan Aras Gereja yang lain dan organisasi keagamaan yang ada di seluruh Indonesia serta elemen bangsa lainnya demi terciptanya kerukunan dan kedamaian yang berujung kepada masyarakat adil dan Makmur.

BACA JUGA  Yasonna Laoly Buka Sidang Raya XVII PGI

Ditegaskan oleh Pdt. Jason Balompapueng, Musprov ini diselenggarakan untuk sebuah tugas, di antaranya. Menyusun program pelayanan tingkat Provinsi yang mengacu kepada program umum pelayanan pengurus pusat. Menilai pertanggungjawaban pengurus tingkat provinsi. Memilih pengurus provinsi. Mengangkat dan melantik Ketua Kabupaten/Kota. Menetapkan keputusan – keputusan lainnya dalam batas wewenang yang tidak bertentangan dengan keputusan Mubes.

Ketua PGPI Jawa Barat, Pdt. Adrian Saoinsong, S.Th, menuturkan Musprov PGPI dapat dilaksanakan di sebuah hotel, tidak lepas dari anugerah Tuhan. Dan berharap dalam Musprov ini menghasilkan hal – hal yang dapat membangun kebersamaan Gereja – gereja aliran pentakosta yang ada di Jawa Barat.

Ketua panitia, Pdt. Aldy A Massie, S.Th, dalam sambutannya berterima kasih kepada baik Ketua PGPI Jawa Barat periode sebelumnya dan juga berterima kasih kepada suluruh rekan panitianya yang sudah bahu membahu sampai Musprov PGPI dapat dilangsungkan di sebuah hotel bintang yang ada di Cikarang.

Lebih dari itu, Pdt. Aldi Massie, mengungkapkan sukacitanya menjalankan tugas menjadi Ketua Musprov PGPI, dikarenakan adanya tema yang global dan menjadi kebutuhan setiap insan manusia.

“Kita semua manusia, mau dari suku apa, agama apa tetap menginginkan persatuan. Kenapa persatuan sangat diinginkan? Karena dengan adanya persatuan maka ada ketenangan, kedamaian dan membuat siapapun itu memiliki kosentrasi untuk, termasuk mencari nafkat buat keluarga, membesarkan pelayanan atau juga menjalankan tugas di PGPI Jawa Barat,”paparnya.

Begitupun ada sambutan dari anggota DPR – RI dan Bimas Kristen Jawa Barat. Semua sambutan bertolak dari tema yang perbedaan tidak dapat dielakkan karena itulah anugerah. Tetapi perbedaan tentunya harus diiringin sebuah semangat dan komitmen yang kuat untuk Bersatu, bersama demi bangsa dan negara dan masyarakat yang adil dan kuat.

BACA JUGA  Roti dan Anggur Perjamuan Kudus Boleh Diganti, Asal….

Sesi kedua, ibadah pembukaan. Dalam sesi ibadah ini ada persembahan nyanyian dari Gereja Bethel Indonesia (GBI) Lippo Cikarang, pengembalaan Pdt. Wiweko. Firman Tuhan disampaikan oleh Ketua Umum PGPI, Pdt. Jason Balompapueng.

Usai ibadah, langsung diadakan jeda makan siang. Selanjutnya langsung dengan Pleno pertama, dan pleno kedua sampai pleno ketiga di mana waktu pemilihan Ketua PGPI Jawa Barat.

Mayoritas peserta hadir ke tempat Musprov sudah memiliki ketetapan hati untuk memilih incumbent, Pdt. Adrian Saroinsong, sebagai Ketua PGPI 2023 – 2028. Untuk itu setiap ada jedah untuk minum kopi ataupun untuk istirahat sejenak, tidak ada lagi perbincangan diantara peserta untuk memilih siapa.

Dengan begitu, pada waktu pemilihan dilangsungkan, Pdt. Adrian Sairongsong mendapatkan suara terbanyak, melebihi 50 persen, tepatnya mendapatkan 32 suara, disusul Pdt. Jhon Kentjem 2 suara, Pdt. Aldy Massie 2 suara dan Pdt. Ronny Wowor 1 suara.

Perolehan suara ini terjadi dengan suasana yang begitu “cair” dan bersahabat. Panitia pemilihan sendiri belum menanyakan siapa calon dan ingin mencalonkan diri. Karena memang masih tahap penjaringan—dan akhirnya nama yang mendapatkan suara teratas adalah incumbent, sehingga pemilihan sudah tidak dilanjutkan lagi. 

Pimpinan sidang langsung menetapkan Pdt. Adrian Sairongsong, sebagai Ketua PGPI terpilih untuk periode 2023 – 2027.

Suksesnya acara ini tentu tidak lepas dari kerja keras panitia yang diketuai oleh Pdt. Aldy A Massie, S.Th, dan rekan – rekannya. 

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini