Ketum MUSPIJA, Pdt. Pieter Faraknimella, S.Th Bicara INTEGRITAS di Menara Doa Banten

1
Pdt. Pieter Faraknimella

Tangerang – Integritas menjadi topik utama dalam Sharing and Praying Menara Doa Banten, Rabu (17/2/2021). Pembahas utama yang dihadirkan, Ketua Umum (Ketum) Musyawarah Pimpinan Gereja-Gereja (MUSPIJA), Banten, Pdt. Pieter Faraknimella, S.Th. “Integritas jadi kunci untuk meraih kesuksesan. Untuk itu Integritas perlu dimiliki setiap orang,”begitu katanya. 

Dilihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)  Integritas adalah mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan, kejujuran. 

Sebagai informasi, Integritas menjadi tema besar Gereja Bethel Indonesia (GBI), Jl. Gatot Subroto, tempat Pdt. Pieter Faraknimella bernaung. “Untuk dapat naik ke level yang lebih tinggi dibutuhkan integritas (Mazmur 24 : 3-5). Di perusahaan manapun yang dicari adalah orang yang jujur, begitu juga di gereja. Jujur berarti berbicara soal integritas,” tegasnya. 

BACA JUGA  Panduan Perayaan Natal di Masa Pandemi Covid-19 dari Kemenag

Pdt. Pieter Faraknimella menuturkan seorang yang akan mendapatkan kepercayaan itu tidak terbatas pada memiliki kemampuan atau keahlian, tetapi lebih dari itu harus memiliki integritas. Seseorang tanpa integritas, itu orang yang kosong, hanya bisa cuap – cuap alias banyak bicara. 

Mengutip perkataan John C Maxwell, “Jatuh bangunnya sebuah organisasi tergantung pemimpinnya,” untuk itu Pdt. Pieter Faraknimella menambahkan, pemimpin harus memiliki integritas (II. Timotius 2:20-22)

Sebagai bentuk penegasan, Pdt. Pieter Faraknimella, mengungkapkan betapa pentingnya seseorang (pemimpin) memiliki integritas sampai firman Tuhan banyak berbicara integritas. “

 “Untuk supaya Tuhan memakai kita maka syaratnya harus mengkuduskan diri, hidup sesuai firman Tuhan dan memiliki integritas,”paparnya. 

Integritas tidak sesederhana berbicara apa yang dilakukan, lebih dari itu, dimana menjadi cerminan diri seseorang di depan banyak orang. Kata kerennya, menjadi gaya hidup. “Integritas akan menjadi wasit bagi diri kita. Kita harus berhasil menjadi seorang yang memiliki integritas,”katanya. 

BACA JUGA  Pdt. Himawan Leonardo Layak Jadi Sekum dan Pdt. Sutadi Rusli Layak Jadi Salah Satu Ketua BPH GBI Periode 2019-2023

Tambahnya, orang yang memiliki integritas tidak akan mengalami kesulitan walau berada di tengah – tengah situasi yang sulit sperti sekarang ini. “Saya percaya jika seseorang konsisten menjaga integritasnya maka di tengah situasi yang sulit sekali orang tersebut akan tetap kuat dan menjadi pemenang dalam setiap pergumulan,”kata Gembala GBI Rayon 3 Banten ini, sembari memberikan contoh, perbedaan Saul dan Daud. Daud ketika salah mengakui kesalahannya tapi Saul tidak. Itulah salah satu contoh integritas.

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

1 KOMENTAR

  1. […] Pieter Faraknimella, Ketum Musyawarah Pimpinam Gereja (Muspija) Banten dalam pemaparannya menceritakan pengalamannya saat ia dan istri pertama kali diutus oleh […]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini