HUT GBI ke 53 di Jakarta, Pdt. Kiky Tjahjadi memberikan kenang - kenangan kepada Walikota Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Utara, Dandim 0502 dan Pembimas Kristen DKI Jakarta

JAKARTA – Gereja Bethel Indonesia (GBI) Shalom yang digembalakan oleh Pdt. Yorry Tasik, di Jl. Swasembada Timur, XI No. 29, Jakarta Utara, dijadikan oleh BPD GBI DKI Jakarta untuk puncak (pusat) perayaan HUT GBI ke 53.

Jl. Swasembada Timur XI menjadi berbeda dari biasanya. Tampak mobil – mobil pejabat pemerintah Kota Jakarta Utara, Polres dan Kodim lalu lalang, berhenti menurunkan “petugas – petugas” di depan Gereja. Kehadiran petugas – petugas itu untuk berkoordinasi dengan pihak panitia acara demi lancarnya kehadiran Walikota, Kapolres dan Kodim 0502 Jakarta Utara serta Ketua FKUB, Jakarta Utara. 

Mendekati jadwal acara dimulai, pukul 16.00 Wib, di dalam Gereja tampak gembala – gembala se DKI Jakarta telah duduk memenuhi kursi – kursi yang tersedia. Pembawa acara tiba – tiba mengumumkan Walikota dan jajarannya akan segera memasuki ruangan, dan semua yang hadir dimohon untuk berdiri.  

Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si,  masuk ke dalam ruangan GBI Shalom bersama rombonganya, di antaranya Kapolres Jakarta Utara, Kombes Polisi Gidion Ali Setiawan, S.Ik, S.H, M.Hum, Komandan Kodim 0502 Jakarta Utara, Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., SH., M.Hum, Ketua FKUB, Drs. KH. Wirta Amin Assalaf, Msi dan Pembimas Kristen Jakarta, Mangarerak Baringbing S.Th, Asisten Administrasi dan Kesra Jakarta Utara, Muhammad Andri, Kesbangpol Jakarta Utara, Yunus Burhan, Camat Tanjung Priouk, Ade Himawan serta Lurah Kebun Bawang, Nur Sutiyono.

Acara dimulai dengan terlebih dahulu ada penayangan video dari lahir GBI sampai perjalanan menjangkau jiwa diberbagai pelosok, termasuk ke luar negeri. Video itu diberinama “DARI SUKABUMI SAMPAI KE UJUNG BUMI”.

Semua yang hadir diminta oleh pembawa acara untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan sikap sempurna—bentuk penghormatan. Kontan saja apa yang dilakukan oleh gembala dan pendeta GBI itu mendapatkan pujian dari Walikota Jakarta Utara.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Badan Pekerja Daerah, Pdt. Kiky Tjahjadi, M. Th, yang mengungkapkan rasa syukur GBI DKI Jakarta dapat menyelenggarakan perayaan HUT GBI ke 53.  

“Puji Tuhan hari ini kita dapat melaksanakan HUT GBI ke 53 tahun. Kalau kita bisa merayakan HUT itu karena anugerah Tuhan, karena kebaikan Tuhan. Secara khusus GBI ada di negeri kita Indonesia yang kita cintai. Dan kita percaya GBI akan terus menjadi berkat buat negeri kita Indonesia yang kita cintai,”katanya.

Pada kesempatan itu Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th, juga mengucapkan selamat datang sekalian berterima kasih atas kehadiran Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si,dan rombongannya.

Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th, juga terima kasih kepada bapak/ibu gembala dan pejabat pendeta serta PAHAT, STTBI yang hadir untuk bersama – sama menaikkan syukurHUT GBI ke 53—dan biarlah nama Tuhan dipermuliakan. 

“Secara khusus terima kasih kepada ( Om ) Pdt. Yorry Tasik—gembala GBI Shalom yang sudah berusia 80 an tahun. GBI Shalom sudah ada di tempat ini sejak tahun 1965—lingkungan sekitarnya masih rawa – rawa. Tapi sekarang Jakarta Utara sudah menjadi tanah yang diberkati oleh Tuhan,”tutur Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th. 

Dari sambutan itu, Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th, mempertegas GBI sejak kelahirannya di Sukabumi tanggal 6 Oktober 1970 telah menjadikan landasan dan berkomitmen bahwa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945—Bhinneka Tunggal Ika. GBI terus menerus memegang landasan bersama komitmen itu dengan semangat menggalang, memperkuat yang namanya persatuan dan kesatuan bangsa.

BACA JUGA  KGM PGI Bahas Gagasan Untuk Kemajuan Gereja dan Bangsa

“Pada kesempatan ini kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah menerbitkan Perpres No. 23 Tahun 2023 tentang penguatan moderasi agama pada tanggal 25 September 2023,”katanya, seraya memberikan informasi dimana GBI di DKI Jakarta telah mencapai jumlah 600 jemaat lokal. 

Lahirnya Perpres diakui Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th, telah menjadi “vitamin” pemberi semangat kepada warga GBI DKI, dan meyakini bahwa membangun bangsa yang terdiri dari 1331 kelompok suku, 652 bahasa daerah dan 17,024 pulau, secara khusus di DKI Jakarta dengan jumlah penduduknya 11.24 juta jiwa dan sangat heterogeny, dibutuhkan kesatuan, kebersamaan, saling menghormati dan menghargai sehingga dapat hidup rukun.

“Pada usia GBI yang ke 53 ini kami tetap berkomitmen untuk membantu warga jemaat memiliki kehidupan spiritual yang kuat. Tentu dengan harapan mereka ada di tengah – tengah masyarakat, dunia Pendidikan dan dunia kerja menjadi warga negara yang menjunjung tinggi prinsip kejujuran, keadilan, menerima—menghormati perbedaan dan berperilaku yang baik. Semua itu menjadi penting untuk menopang kemajuan bangsa,”.

Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th, mengakhiri sambutannya dengan menegaskan komitmen bahwa GBI terus bekerjasama dengan pemerintah, organisasi keagamaan dan masyarakat untuk bersama – sama memberikan yang terbaik bagi bangsa. 

Sambutan Pembimas Kristen DKI Jakarta, Mangarerak Baringbing S.Th, dimulai dengan pantun “Jalan – jalan ke tuguh pahlawan (cakep) tidak lupa membeli baju (cakep), untuk GBI yang ber Hari Ulang Tahun (cakek) biarlah semakin diberkati,”

Mangarerak Baringbing S.Th dalam sambutannya ikut bersyukur kepada Tuhan atas adanya HUT GBI ke 53. “Selaku pembimas Kristen DKI Jakarta, rasanya sangat terharu dan berbangga GBI sudah 53 tahun dalam penyertaan Tuhan dan tuntunan Tuhan yang akan terus berlanjut. Saya berharap GBI adalah perwujudan kehadiran Tuhan, di tengah – tengah dunia ini, di tengah – tengah bangsa dan negara tercinta ini. Untuk itu saya berdoa dan berharap GBI akan terus menunjukkan karya, pengabdiannya serta pelayanannya di tengah – tengah bangsa ini sehingga nama Tuhan yang terus dipermuliakan dari setiap kehidupan orang percaya,”

Pembimas Kristen juga mengingatkan hamba Tuhan GBI untuk terus melibatkan Tuhan dalam karya pelayanan agar dampak kehadiran Gereja dapat dirasakan oleh dunia ini. “Kehadiran Gereja adalah kehadiran Kristus untuk memberikan kehidupan, memberikan anugerah, berkat dan kebahagiaan.

Mangarerak Baringbing S.Th, mengakui telah menyatakan bukti dan kontribusi yang nyata bagi seluruh umat Kristiani. Mimbar pembimas Kristen dengan mimbar GBI memang berbeda tetapi tujuan dan fungsi adalah sama yaitu melakukan hal – hal yang terbaik.

Pembimas Kristen DKI mengucapkan selamat Ulang Tahun ke 53 kepada GBI. Ditutup dengan pantun, “Burung Irian, burung cendrawasih (cakep) cukup sekian dan terima kasih,”. 

Walikota Jakarta Utara, tidak mau “kalah”. Dimulainya sambutannya yang didampingi Kapolres dan Dandim, dengan sebuah pantun.  “Menanam pohon salam bareng ibu – ibu (cakep) supaya pohonnya tumbuh lebat tidak ada benalu (cakep) kami ingin menucapkan salam di hari sabtu, mudah – mudahan kita sehat dan bahagia selalu,”. 

Pantun pertama ternyata belum “puas”, Walikota melanjutkan ke pantun kedua. “Susur kali hingga ke muara (cakep) petikin rambutan tolong pikulin (cakep) Kami Forkopimko Jakarta Utara pengen sambutan tolong dengarin”

BACA JUGA  Pdt. Tony Mulia Mengajak Umat Banyak Berdoa untuk Lahirnya Pemimpin Bangsa Berikutnya

Setelah berpantun, Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si, berterima kasih kepada Ketua BPD GBI DKI Jakarta, Pdt. Kiky Tjahyadi dan pengurusnya, Om (Pdt) Yorry Tasik dan ketua panitia Pdt. Trisna Wahyudi, telah mengundangnya. 

Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si, merasa bangga dengan perayaan HUT GBI karena dari sejak awal banyak terungkap baik dari pembawa acara ataupun dari Pembimas Kristen, soal GBI begitu teguh memegang komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan. 

Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si, juga mengatakan pertemuan pihak Forkopimko dengan GBI tidak kebetulan melainkan atas restu dari sang pencipta. “Tentu pertemuan yang tidak kebetulan ini diharapkan menjadi pertemuan yang baik bagi kita yang hadir dan tentu bagi masyarakat Jakarta Utara,”katanya. 

Mewakili semua yang berada dalam Forkopimko, Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si mengucapkan selamat HUT ke 53 untuk GBI. “Saya tahu bahwa HUT itu selalu menjadi hari yang ditunggu – tunggu tetapi yang penting bukan untuk selalu dihitung jumlah angkanya, bukan untuk perayaannya yang selalu ditunggu – tunggu atau direncanakan tetapi hari itu menjadi momentum merefleksikan dan mengevaluasi. Apakah tahun demi tahun yang bertambah itu menjadikan kita semakin baik, apakah kita semakin menjadi manusia yang bermanfaat kepada keluarga, agama atau masyarakat secara luas,”tuturnya. 

Pertemuan ini juga ditambahkan Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si, menjadi harapan Forkopimko untuk menjaga hubungan kerjasama yang sudah terjalin dengan GBI. “Harapan kami dengan GBI menjadi pendukung demi terciptanya satu kesatuan dan menjaga NKRI—harga mati,”tegasnya.

Terungkap dalam sambutan Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si, mengatakan mewakili Forkopimko berterima kasih kepada GBI yang sudah banyak membantu warga Jakarta Utara, sudah banyak berkontribusi melalui kerjasama dengan pemerintah Jakarta Utara, Polri dan TNI, termasuk dengan tokoh masyarakat, baik itu bhakti sosial, seperti kesehatan dan hal lainnya—pada saat masyarakat sedang sulit ataupun pada saat Covid melanda. 

“Saya berharap keberadaan GBI di Jakarta Utara dapat terus membantu masyarakat, termasuk membantu meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat di Jakarta Utara. Sebagai informasi, Jakarta Utara ini adalah miniature Indonesia—semua perwakilan etnis di Indonesia ada di Jakarta Utara. Saya selalu berkata perbedaan itu biarlah ada dalam lingkup pribadi masing – masing tetapi kewajiban setiap warga negara sebagai pribadi tidak boleh mengedepankan perbedaan agama, suku dan ras,”, tuturnya dan meminta yang dikedepankan membela NKRI harga mati. 

Ditutup Ali Maulana Hakim, S.Ip., M. Si, dengan pantun “membeli cabe bawang dan toma di pasar (cakep), semuanya diramu untuk menjadi bumbu (cakep) selamat ulang tahun GBI semoga Tuhan memberkati,”

Setelah itu semua Forkopimko plus pembimas Kristen maju ke depan menerima bingkisan atau oleh – oleh dari GBI berupa lukisan – luksan besar. Acara dilanjutkan dengan sesi kedua, ibadah HUT GBI. 

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini