GPdI Kana Gelar Perayaan Natal 2022, Pembicara Ketua MD GPdI Jawa Barat, Pdt. Ferdinand Rompas

0
Saat Pdt. Ferdinand Rompas menyampaikan Firman Tuhan

Cikarang – “Rejoice Ever More” tema  dalam ibadah perayaan Natal yang diusung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Kana Lippo Cikarang, yang digelar di Hall Primebiz Cikarang, pada Minggu (18/21/2022) pukul 18.00 Wib.

Gereja yang digembalakan oleh Pdt. Stenly J Piri bersama dengan istri Elyawati dalam perayaan Natal (Desember) 2022 menghadirkan pembicara, tidak tanggung – tanggung, seorang “Gubernur” (Majelis Daerah) GPdI Jawa Barat, Pdt. Ferdinand Rompas.

Worship Leader Ibadah Perayaan Natal GPdI Kana yang digelar secara onsite dan online ini adalah Eirene. Untuk ibadah onsitenya, panitia menyediakan 500 kursi buat jemaat, dan hadir diantaranya beberapa pengurus (Majelis) Daerah GPdI, di antaranya, Pdt. Yonathan Tampi, Pdt. N.B. Suratinoyo dan istri.

Pantauan media ini, GPdI Kana yang jemaatnya banyak anak muda, menyusun agenda (acara) ibadah perayaan Natal ini dengan gaya anak muda. Tak pelak, suasana ibadah begitu hidup dan membuat waktu yang “berjalan” tidak terasa. Bahkan, jadwal pertandiangan Final sepak bola dunia (FIFA), seakan terlupakan oleh umat yang hadir.

Itu terbukti, jemaat tetap bertahan alias tidak ada yang meninggalkan ruangan ibadah sampai ibadah perayaan Natal GPdI Kana 2022 selesai pukul 21.00 Wib. Bahkan, jemaat terus berbincang – bincang, dan ada yang pose bersama, dan nanti meninggalkan tempat ibadah pukul 21.42 Wib.

Pdt. Ferdinand Rompas, menyampaikan firman Tuhan, bertolak dari tema Natal yang diusung GPdI Kana Lippo Cikarang, Rejoice Ever More, yang diambil dari kitab, I.Tesalonika 5 : 16. “Bersukacitalah senantiasa”.

BACA JUGA  Pdt. Feba Affan di Jumat Agung Hadirkan Konser Mini di Plaza Indonesia

Pada kesempatan itu, Pdt. Ferdinand Rompas, yang sering disapa, Ko Ferry ini berkata seseorang dapat dengan bebas bersukacita tidak lepas dari ayat 17 dan 18. “Seseorang akan mampu bersukacita kalau orang tersebut menjadikan gaya hidupnya adalah doa (tetaplah berdoa) dan mampu mengucap syukur dalam segala hal,”terangnya.

Bila gaya hidup orang Kristen, ditegaskan Ko Ferry adalah doa dan mampu mengucap syukur maka seperti yang dicatat dalam Kitab Mazmur 118 : 24 “Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita berseroak-sorak dan bersukacita karenanya!” 

Ko Ferry meminta Jemaat GPdI Kana dapat mempertahankan dan terus mempraktikkan sukacita di dalam kehidupan sehari – hari. “Kita umat Kristiani adalah surat yang terbuka, kemanapun kita pergi orang akan melihat apakah gaya hidup kita adalah doa dan mengucap syukur atau gaya hidup kita brengsek. Bagi yang merasa gaya hidupnya masih brengsek, sekarang saatnya untuk memulai gaya hidup dengan doa dan mengucap syukur,”katanya.

Sebagai surat yang terbuka, sebagai pengikut Kristus, kata Ko Ferry, harus mampu mempertahankan gaya hidup senang berdoa, dan terus mengucap syukur agar dari situ terpancar sukacita kepada siapapun yang ada, baik di lingkungan pekerjaan, kampus, gereja ataupun tempat tinggal. 

“Seorang Kristen yang memiliki gaya hidup seperti itu, sudah pasti disenangi di lingkungan pekerjaan, kampus, gereja ataupun di tempat kerja, seperti yang dikatakan Kitab Mazmur 133 : 1 “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara – saudara diam bersama dengan rukun,”. Maka ingat! Kesanalah berkat – berkat akan diperintahkan Tuhan,”

BACA JUGA  Dua Generasi Lakukan Pujian dan Penyembahan di Holy Stadium, Terjadi Saling Mengampuni

Firman Tuhan yang disampaikan Ko Ferry diakhiri dengan ia menyanyikan lagu “Oh betapa indahnya dan betapa eloknya,”

Ibadah perayaan Natal GPdI Kana Lippo Cikarang, kemudian masuk pada pemasangan lilin Natal, dimulai dari pembicara, Pdt. Ferdinand Rompas di damping istri, gembala jemaat Pdt. Stenly J Piri di damping istri, yang mewakili Majelis Daerah (MD) GPdI Jawa Barat, Pdt. Yonathan Tampi dan mewakili hamba – hamba Tuhan, Pdt. N.B. Suratinoyo ditemani istri. 

Usai penyalaan lilin, umat yang hadir disuguhkan penampilan drama yang intinya bagaimana dunia lingkungan, termasuk lingkungan kerja ada banyak pengaruh si iblis tetapi kalau gaya hidupnya doa, mengucap syukur maka akan melahirkan orang Kristen yang kuat dan tidak terpengaruh dengan apapun. 

Sebelum ibadah perayaan Natal berakhir, ketua panitia, Bpk. Yabes, mengunkapkan sukacitanya karena dapat merayakan ibadah Natal bersama. Kiranya damai Natal menjadi bagian kita semua. “Tentu tidak lupa saya berterima kasih kepada semua yang sudah terlibat berjerih Lelah untuk menyediakan segala sesuatu sehingga suksesnya ibadah perayaan Natal kita malam ini, Tuhan Yesus membalasnya berlipat kali ganda. Janji Tuhan apapun yang kita kerjakan tidak pernah sia – sia,””kata Ketua Panitia

Seluruh rangkaian ibadah perayaan Natal GPdI Kana Lippo Cikarang, diakhiri dengan doa berkat yang dinaikkan oleh Pdt. Yonathan Tampi. 

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
5
+1
1
+1
1
+1
+1
+1
+1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini