Wanita Bethel Indonesia Bedah Belasan Rumah Hamba Tuhan di Pedalaman

1
Kiri-kanan, Sekum WBI Laura Garcia Mesach dan Ketum WBI Pdt dr Eunike S Sadrach. Foto: Noel

JAKARTA – Wanita Bethel Indonesia (WBI) merupakan sebuah wadah khusus para wanita yang ada dalam Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI). Namun, meskipun wadah ini hanya khusus wanita, kegiatannya tidak melulu soal wanita.

Salah satu progam yang “tidak biasa” dilakukan WBI adalah bedah rumah hamba-hamba Tuhan GBI di pedalaman. Program ini dilaksanakan untuk meneladani pelayanan Kristus sekaligus sejalan dengan visi misi BPH GBI.

Hal itu terungkap dalam sebuah bahasan dalam konfrensi pers WBI di Graha Bethel, Jakarta Pusat, Senin (08/7/2019). “Sudah ada 11 perbaikan rumah, beberapa diantaranya 1 di Sumut, 1 Tapanuli, 1 Sumbar, 4 NTT dan 5 Kalbar,” ungkap Ketua Umum (Ketum) WBI Pdt dr Eunike S Sadrach yang didampingi dan Sekretaris Umum (Sekum) WBI Laura Garcia Mesach dan Ketua BPH GBI Pdt Japarlin Marbun.

Untuk program bedah rumah, WBI terlebih dulu melakukan riset agar apa yang dilakukan benar-benar tepat sasaran. Anggaran yang dikeluarkan untuk setiap rumah adalah Rp 70 juta.

Dalam konfrensi pers tersebut juga dijelaskan mengenai Kongres XII WBI yang akan digelar tanggal 13-16 Agustus 2019 di GBI Keluarga Allah, Solo, Jawa Tengah. Direncanakan Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan membuka kongres tersebut. “Rencananya akan dibuka oleh ibu Iriana Joko Widodo. Surat sudah kita kirim ke ibu Iriana tinggal tunggu kepastian,” kata Eunike dan menjelaskan direncanakan akan ada 2000 orang yang akan hadir dalam kongres.

Adapun tema yang diusung yaitu “Great Harvest” dengan sub tema “Kuasa yang Membangunkan Perempuan.” “(dari tema tersebut) kami berharap perempuan bisa menjadi penuai lewat talentanya masing-masing dan perempuan tidak lagi dipandang sebagai (masyarakat) kelas dua,” ungkap Eunike.

Dalam mewujudkan hal tersebut, WBI telah mengundang beberapa pembicara seperti  Ketum PGI Pdt Dr Henriette Lebang, Pdt. Gilbert Lumoindong, Pdt. Obaja Tanto Setiawan dan Pdt Dora Kansil. Mereka akan berbicara dalam sesi pembekalan materi di sela-sela kongres. “Kongres WBI nanti akan ada empat sidang pleno dengan agenda laporan pertanggungjawaban, proses pemilihan dan pengukuhan Ketum WBI yang baru dan KKR,“ jelasnya.

Khusus untuk pemilihan Ketum WBI sudah dilakukan penjaringan nama sejak bulan Maret-Juli 2019. Setelah itu akan dilakukan rapat pleno untuk menentukan ketua terpilih untuk periode 2019-2023.

Eunike bersyukur selama masa kepemimpinannya, WBI senantiasa disupport penuh oleh Ketua BPH GBI Pdt Japarlin Marbun. Dampaknya, berbagai program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai rencana dan dampaknya bisa dirasakan para hamba Tuhan GBI di daerah maupun para wanita anggota GBI. “Kita juga bersyukur dan berterima kasih kepada pimpinan BPH GBI yang selama ini turut mensuport kegiatan kita, baik bantuan dana, waktu, pemikiran dan pelayanan,” kata Eunike yang akan mencalonkan diri kembali menjadi Ketum WBI periode 2019-2023. (NW)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini