Sidang Sinode XVI GBI Tahun 2019 “Seksi” Dalam Perbincangan

0
Para penggap dan pembicara dan calon Ketum BPH GBI pose bersama

JAKARTA – Sidang Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) tidak lama lagi akan dihelat, tepatnya Selasa-Jumat (27-30 Agustus 2019) di Sentul International Convention Center (SICC), milik dari salah satu pendeta GBI, Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo.

Mendekati pelaksanaan Sidang Sinode gereja yang begitu populer di Indonesia ini, membuat dinamika dalam pencalonan Ketua Umum (Ketum) Badan Pekerja Harian (BPH) GBI periode 2019-2023 makin menarik dan “seksi” dibicarakan baik di kalangan pimpinan-pimpinan gereja di Indonesia, khususnya di kalangan internal GBI.

Buktinya beberapa hamba Tuhan di Jakarta memprakarsai dan menggelar Forum Konsultasi Hamba Tuhan GBI dengan tema “Menggali Pikiran dan Hati Om Ho untuk Masa Depan GBI” pada Kamis (1/8/2019 ), di aula Graha Bethel, Jl. Ahmad Yani, No.65, Cempaka Putih, Jakarta.

Baca juga: Catat! Ini Jadwal Sidang Sinode XVI GBI

Forum Konsultasi Hamba Tuhan GBI ini sesuai dengan selebaran yang beredar mengadirkan pembicara, Pdt. Dr. Jonathan Trisna, Pdt. Dr. Pudjo S Abednego, Pdt. Dr. Paul Sene, Pdt. DR. A Sephard Supit (Moderator), Pdt. Kiky Tjahyadi, M.Th (Host) dan Pdt. Gilbert Lumoindong, S. Th (Refleksi Firman Tuhan).

Para calon Ketum BPH GBI saat di foto MI tampak tidak ada sekat atau pembela sebagai calon. Sebaliknya nampak sebagai saudara dalam GBI. Ini contoh yang baik

Sedangkan penanggap, Pdt. DR Suhandoko Wirhaspati, Pdt. DR. A. Condrad Supit dan para calon Ketum BPH GBI, Pdt. DR. Jacob Nahuway, Pdt. DR. Japarlin Marbun, Pdt. DR. Ferry H Kakiay dan Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham.

Dari nama-nama yang ada di undangan, diantaranya, Pdt. DR Suhandoko Wirhaspati, Pdt. Gilbert Lumoindong sebagai pembawa refleksi firman Tuhan dan Pdt. DR. Jacob Nahuway, tidak terlihat.

Salah satu yang terlibat dalam mensukseskan Forum Konsultasi Hamba Tuhan GBI ini, Pdt. Henok Budianto. Kepada MITRA INDONESIA, ia mengatakan acara ini digelar dengan satu harapan bisa menyambut Sidang Sinode GBI damai, dengan menggali pikiran dan hati Om Ho untuk Masa Depan GBI.

Pdt. Henok Budianto

Kata “damai” diminta Pdt. Henok Budianto bukan berarti ada friksi tetapi lebih pada merindukan Sidang Sinode GBI XVI dapat berjalan sesuai dengan kerinduan seluruh warga GBI. “Siapapun yang terpilih dari calon-calon yang ada, mereka itu adalah putra-putra atau kader-kader terbaik GBI. Kami berharap mereka dapat saling bergandengan tangan untuk membawa GBI makin baik lagi,” harapnya.

Untuk suksesnya acara ini, Badan Pekerja Daerah (BPD) GBI DKI Jakarta yang diketuai Pdt. Kiky Tjahyadi, M.Th, mensupport dengan mensosialisasikan lewat Perwil-Perwil GBI di DKI Jakarta.

Pdt. Kiky Tjahjadi

Pemberian support ini karena Pdt.Kiky Tjahyadi, M.Th melihat sangat penting pemikiran dan visi serta pengajaran Om HO — panggilan akrab Pdt. H.L. Senduk untuk diketahui dan dijalankan oleh semua warga GBI, khususnya pejabat GBI (pendeta pembantu, pendeta muda dan pendeta).

Alasan Pdt.Kiky Tjahyadi, M.Th melihat sangat penting pikiran dan visi serta pengajaran Om Ho, sebagai pendiri GBI, Pertama, Om Ho meletakkan dasar dimana GBI sebagai gereja nasionalis alias bukan gereja suku tertentu. Kedua, Om Ho telah telah memberikan teladan dan ruang di GBI diberikan kesempatan kepada orang awam, sesuai dengan profesinya untuk melayani Tuhan, termasuk pengusaha. Ketiga, Om Ho, lewat GBI mau memberdayakan orang untuk jadi pemimpin.

Ketua LBH GBI, Dr. Hanan Soeharto (paling kanan)didampingi mantan Perwil GBI Jakarta Utara, Pdt. Darius

Pentingnya untuk mengetahui pikiran Om Ho, sampai Pdt.Kiky Tjahyadi, M.Th, berkata diskusi-diskusi untuk menggali Pikiran dan Hati Om Ho, mestinya harus digelar secara berkesinambungan. “Acara seperti ini tidak bisa hanya digelar satu kali, ini harus berkesinambungan sampai warga (pejabat GBI) memahami pikiran Om Ho,” tegasnya.

Rekomendasi

Diakhir dari Forum Konsultasi Hamba Tuhan GBI “Menggali Pikiran dan Hati Om Ho untuk Masa Depan GBI” menghasilkan rekomendasi dengan empat point penting dan terdapat penjelasannya. Berikut ini isi lengkapnya:

I. Pengajaran
a. Terus berusaha memahami dan menjalankan pengajaran Firman Tuhan oleh Pdt. Dr. H.L. Senduk sebagai pendiri GBI, sesuai dengan Alkitab Perjanjian lama dan Perjanjian Baru.
b. Terbuka dalam cara penyampaian dan penerapannya sesuai dengan perkembangan waktu, namun tidak meninggalkan essensi dan pengajaran tersebut.

II. Model Kepemimpinan
a. Menurut model kepemimpinan yang dilakukan oleh Om Ho, yang juga dicontohkan dan dilakukan oleh Yesus Kristus sebagai kepala Gereja.
b. Dalam pola berorganisasi, senantiasa menaati Tata Gereja, maupun perubahan yang disepakati sesuai dengan Firman Tuhan.

III. Untuk Sidang Sinode GBI XVI
a. Bersepakat untuk mensukseskan Sidang Sinode GBI ke XVI, sesuai dengan Tata Gereja GBI.
b. Mendukung berjalannya proses persidangan dengan lancar, aman, sejahtera dalam semangat Kasih Persaudaraan dan Etika Kristiani.

VI. Umum
Mengharapkan supaya konsultasi seperti ini terus digalakkan baik tingkat Nasional maupun daerah, untuk menambah wawasan, edukasi dan mempererat Kasih Persaudaraan diantara kami Hamba Tuhan GBI. (NBS)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini