Refleksi Hari Pentakosta di GPdI El-Shadai

0

MAKASSAR – GPdI El-Shadai Makkassar pada Minggu (9/6/2019) mengelar ibadah Pentakosta. Ibadah tersebut dipimpin oleh gembala sidang, Pdt. Johny Sumarauw, M.Th.

Dalam khotbahnya, Pdt. Johny Sumarauw mengutip salah satu nats dalam Alkitab Perjanjian Baru yaitu Kisah Para Rasul 2:4.

Lebih jauh, Pdt. Johny menguraikan bahwa peristiwa kepenuhan Roh Kudus di kamar Loteng Yerusalem adalah penggenapan dari janji Yesus sebelum terangkat naik kesorga. Hal tersebut tertulis dalam Kisah Para Rasul Pasal 1:5. “Kamu akan beroleh kuasa apabila Roh Kudus turun atasmu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem, dan seluruh Yudea ,dan Samaria, dan sampai keujung bumi.”

Maksud utama kepenuhan Roh Kudus, lanjut Pdt. Johny adalah untuk memperlengkapi umat Allah dengan kuasa agar mampu menjadi saksi Kristus di manapun berada–selama masih berada di bumi ini. Dengan kuasa yang diterimanya melalui kepenuhan Roh Kudus, akan memampukan seseorang menjadi lebih setia beribadah, lebih mampu menjaga kekudusan dan lebih memiliki keberanian untuk menjadi saksi dan memberitakan FIrman Allah. “Jika semakin banyak orang yang dipenuhi Roh Kudus dalam suatu jemaat, maka tentulah jemaat tersebut akan maju dan berkembang baik dari segi kualitas maupun kuantitas.”

Pdt. Johny Sumarauw, M.Th

Namun, di sisi lain alumnus Pasca sarjana S2 Magister Teologi pada STT Jafray Makassar dengan judul Thesis “Analisis Pendayagunaan karunia-karunia Roh Kudus Pada Jemaat El-Shadai Makassar” ini melihat fenomena akhir zaman di mana banyak gereja-gereja beraliran Pantekosta tidak lagi memperlihatkan kerukunan dan damai sejahtera diantara sesama jemaat dan hamba Tuhan. Misalnya, banyak pertikaian dan perbuatan-perbuatan lainnya yang menyimpang dari kebenaran Firman Allah dalam suatu sidang Jemaat dan organisasi gereja. “Jika dalam suatu gereja banyak anggota jemaat yang dipenuhi Roh Kudus ,maka saya berkeyakinan  bahwa sidang jemaat  tersebut akan bertumbuh dan berkembang”, ungkapnya dan mengimbau jemaat sungguh-sungguh dalam Tuhan agar bisa dipenuhi Roh Kudus.

Mengutip dari Yohanes 7:37-38, Pdt. Johny menjelaskan ciri-ciri orang yang kepenuhan Roh Kudus, seperti:

  1. Memiliki rasa haus untuk senantiasa berjumpa dengan Yesus secara pribadi dalam setiap doa-doa, pujian dan penyembahan kepadaNya.
  2. Percaya kepada Yesus dengan sungguh-sungguh seperti apa yang dikatakan dalam firman Allah. Kepercayaan kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat bukanlah hanya sekedar formalitas belaka atau apa menurut kata orang lain, tetapi percaya yang sungguh-sungguh sebagai pengalaman pribadi. Kepercayaan ini adalah totalitas dari tubuh-jiwa dan roh kita kepadaNya
  3. Meminta dengan sungguh kepada Tuhan agar dipenuhi dengan Roh Kudus sampai benar-benar menjadi pengalaman rohani seperti yang dijanjikan oleh Yesus Kristus kepada UmmatNya. Hali ini tersurat dalam kitab injil Lukas 11:9 “mintalah maka kamu akan diberi ,…13. “Ia akan memberi Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepadaNya.
  4. Harus segera bertindak dengan Iman. Jadikan kepenuhan Roh Kudus sebagai sebuah bukti dari janji-jani Allah untuk memperlengkapi setiap orang percaya dengan kuasa melalui kepenuhan Roh Kudus tersebut. (*)
Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini