Pimpinan GPdI Diterpa Isu Memiliki Wanita Lain Menjelang Mukernas

5
Logo GPdI

JAKARTA – Mendekati gelaran Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS), Pimpinan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) berinisial JW diterpa isu memiliki wanita lain.

Isu tersebut pertama kali diceritakan sang istri berinisial RW kepada istri Ketua Majelis Pertimbangan (MPR) GPdI Pdt. AH Mandey, alm Pdt. Lenny Runkat-Mandey.

Kemudian, apa yang diceritakan oleh RW soal suaminya yang diduga memiliki wanita lain, diceritakan kembali oleh Pdt. AH Mandey kepada beberapa hamba Tuhan kira-kira awal tahun 2018.

Sejak itu, isu JW memiliki wanita lain menjadi buah bibir dikalangan hamba Tuhan GPdI. Ada yang percaya, ada juga yang melihat itu hoaks alias gosip.

Mendekati MUKERNAS yang diselenggarakan pada 14-16 Mei 2019 di Malang, sekelompok hamba Tuhan GPdI berusaha mendapatkan penegasan atau pengakuan Ketua MPR, Pdt. A.H. Mandey, tentang benar tidaknya cerita RW tentang sang suami (JW) yang memiliki wanita lain.

Seperti informasi yang tabloidmitra.com peroleh, Pdt. A.H. Mandey akhirnya menegaskan dan mengakui di dalam satu forum yang digelar pada akhir April 2019 di Hotel Grand Mercure, Jakarta yang dihadiri beberapa hamba Tuhan juga sekitar 18 pimpinan daerah GPdI bahwa benar RW menceritakan sang suami tercinta yang diduga memiliki wanita lain.

Tabloidmitra.com juga diberikan rekaman oleh salah satu Ketua Majelis Daerah yang hadir dalam pertemuan di atas.

Awalnya, dalam pertemuan itu ada seseorang yang bertanya kepada Pdt. AH Mandey soal cerita RW yang pernah mengadu tentang perbuatan suaminya.

Didengar dari rekaman, jelas sekali Pdt. AH Mandey mengiyakan RW pernah bercerita tentang sang suami yang diduga memiliki wanita lain kepada istrinya.

Lewat sambungan telepon, tabloidmitra.com mewawancarai beberapa orang yang hadir dalam forum tersebut untuk mencari tahu kebenarannya. Seperti yang diutarakan Pdt. Dr. Samuel Tandiassa tanggal 1 Mei 2019. “Kami tidak percaya karena tidak mungkin seorang pemimpin Gereja memiliki wanita lain. Tapi setelah kita mendapat jawaban dari Ketua MPR, kita merasa lega dan menyadari bahwa berarti benar,” katanya dan berkesimpulan kalau seorang pemimpin gereja memiliki wanita lain, semestinya sudah selesai masa kepemimpinannya.

Pdt Samuel Tandiassa

Disinggung benar tidaknya yang disampaikan Pdt. A.H. Mandey, salah satu Ketua Majelis Daerah di GPdI ini meyakini itu adalah sebuah fakta. “Saya yakin Om Hanny (Pdt. AH Mandey) tidak berbohong. Bagi saya Om Hanny Mandey sangat sulit untuk berbohong,” tegasnya dan memberikan alasan karena Pdt. AH Mandey seorang tokoh GPdI yang sudah teruji ketokohannya dengan memimpin GPdI sekian lama tanpa cacat.

Tabloidmitra.com kembali memberikan pertanyaan, “Bagaimana kalau istri JW yang berbohong?” Pdt. Dr. Samuel Tandiassa kembali dengan tegas berkata hal itu sangat kecil kemungkinannya. “Sangat sulit istri JW berbohong kepada orang tua rohaninya yaitu Pdt. AH Mandey,” tegasnya.

Senada, Ketua Majelis Daerah Pdt. Samuel M Karundeng menjelaskan apa yang disampaikan Pdt. AH Mandey telah memperjelas isu yang selama ini membuat orang bertanya-tanya. “Semua yang selama ini dikira gosip ternyata benar,” katanya melalui sambungan telepon, Rabu (1/5/2019).

Pdt Samuel Karundeng

Apakah cerita tersebut benar? dengan tegas Pdt. Samuel M Karundeng berkata apa yang disampaikan Pdt. AH Mandey benar adanya bahwa istri JW pernah mengadu sang suami memiliki wanita lain. “Saya yakin Om Hanny tidak berbohong,” tuturnya dan meyakini istri JW mengadukan hal yang benar kepada Pdt. AH Mandey dan istri yaitu alm. Pdt Lenny Runkat-Mandey.

Begitupun Ketua Majelis Daerah Gorontalo, Pdt. Denny Tololiu, S.Th, melalui sambungan telepon pada Kamis dan Jumat (2 dan 3 Mei 2019). mengakui ada pertemuan antara Pdt. AH Mandey dengan para pimpinan gereja. “Benar ada pertemuan itu, dan benar dalam pertemuan itu Om Hanny Mandey mengakui RW datang mengadu bahwa JW memiliki wanita lain,” jawabnya.

Pdt Denny Tololiu

Ketua Majelis Daerah Kalimantan Utara Pdt. Lewan Lomboan, berkata untuk menyikapi persoalan serius seperti ini harus dituntaskan. “Kalau Om Hanny Mandey bicara tidak mungkin bohong. Dia orang tua yang kita percaya. Ini perlu dituntaskan dan kalau tidak ini jadi penyakit di organisasi kita GPdI,” Katanya.

Pdt Lewan Lomboan

Pdt. Lewan Lomboan, menambahkan kalau istri dari pimpinan GPdI yang bohong maka menjadi tugas pimpinan GPdI itu untuk mengembalakan istrinya. “Kalau dia enggak sanggup mengembalakan istrinya mana sanggup mengembalakan gereja,” tegasnya.

Penelurusan

Bertolak pada Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999, tabloidmitra.com menjalankan tugas untuk menjunjung tinggi rasa praduga tak bersalah.

Untuk itu, tabloidmitra.com berusaha mendapatkan konfirmasi dengan cara mengirimkan surat ke rumah RW yang beralamat di Jl. Danau Singkarak Cluster Beverly Golf Lippo Tangerang pada Jumat 3 Mei 2019.

Surat tersebut diterima pukul 13.28 oleh perempuan bernama Nike yang mengatakan sebagai salah satu penghuni rumah tersebut.

Dalam surat itu, tabloidmitra.com bertanya tentang kebenaran pernyataan RW kepada Pdt. AH Mandey. Juga, tabloidmitra.com telah memberikan daftar pertanyaan.

Tidak hanya itu, tabloidmitra.com juga mencoba berkirim pesan melalui WhatsApp kepada RW, untuk memberi tahu. Sayang, RW hanya membaca tanpa membalas.

Selasa, (7/5/2019) tabloidmitra.com kembali mengirim pesa melalui WhatsApp untuk menanyakan tanggapan soal surat. Lagi-lagi, pesan tersebut hanya dibaca.

Di sisi lain, tabloidmitra.com juga telah mengirimkan surat kepada Pdt. AH Mandey untuk mengkonfirmasi. Surat tersebut dikirim ke rumah di Jl Kedoya Raya, Jakarta Barat, pada Senin (6/5/2019) dan diterima oleh security bernama Muis.

Sementara itu, tabloidmitra.com juga menyurati JW yang dikirim ke Sentra GPdI, Jl Danau Sunter Selatan pada Senin (6/5/2019) dan diterima oleh serucity bernama Daud.

Isi suratnya tidak jauh berbeda, yaitu meminta waktu bertemu untuk bincang-bincang mengenai kabar yang beredar.

Esoknya, Selasa (7/5/2019) tabloidmitra.com mengirimkan WhatsApp dan pesan pendek (SMS) kepada JW untuk memberitahu telah mengirimkan surat sekaligus bertanya mengenai isu memiliki wanita lain.

Rabu (8/5/2019), JW membalas SMS tabloidmitra.com. “Nov (Panggilan kepada wartawan tabloidmitra.com, Suratinoyo) sejauh ini saya tidak tahu, mungkin tanyakan langsung ke Om Mandey,” begitu pesan pendek dikirim dari nomor telepon 08129898XXXX.

Sampai berita ini dinaikkan, tabloidmitra.com terus berusaha dan meminta serta memberikan hak kepada RW maupun Pdt. AH Mandey. Termasuk kepada JW apabila masih ingin memberikan keterangan yang lebih lengkap. (NBS)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0

5 KOMENTAR

  1. Kenapa sebelum MUBES dibongkar sekarang sudah terpilih dan peristiwa kej pkr sudah lama,
    Tnt L Madey sudah Alm mungkin keluarga sdh akur/damai/rujuk, tunggu mubes berikutnya aja
    Kalau mau #Gantipresiden “berita basi”

  2. Komentar opo yang diinginkan. Hny sebuah kotak utk menulis komentar. Aslinya tidak ono gunane. Berani bicara identik ini dan itu. Shg org lebih suka mengunci mulut dan berkata berdoa saja. JIKA MAU PERBAIKAN, SEMUA KEMBALI PADA HATI, YG MEMIMPIN DAN YANG DIPIMPIN. MURNIKAH INI SEMUA UTK PERBAIKAN ATAU MEMANG UDAH DITUNGGU-TUNGGU BAHKAN DICARI-CARI KESALAHANNYA UNTUK BISA MENURUNKAN PEMIMPIN… JIKA SEMUA BERSIH PADA HATI, MOTIVASI DAN TUJUAN, MARI LAKUKAN YG TERBAIK UTK GEREJA DAN TUHAN YESUS KRISTUS, KEPALA GEREJA.

  3. Untungnya apa buat berita begini ?
    saya wartawan kelas manado … bagu saya ngga ada untungnya posting berita begini …. apakah penulisnya GPdI ?

  4. Disinilah Kapabilitas Moral n Karakter Hamba Tuhan muncul: Manis jgn cpt di telan, dan pahit jgn cpt di muntahkan,…! ketika kita masuk pd erah informasi yg canggi ini,…! sebenarnya Hamba Tuhan itu hrus punya filter yg Ori, untuk menettralisir info2 yg bermunculan, jgn dgn dali Katanya, iya kata, dst, Saring dlu info itu dgn cermat n bijak serta hati2, agar kita tdk jatu dlm dosa Penghakiman…! Hidup Pimpinan GPdI, hidup GPdI. Gbu all

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini