Pergi ke Israel dengan Harga Terjangkau, Zion Tour Siap Melayani Peziarah

0
Pengurus Zion Tour bersama peserta yang akan berangkat di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/10/2019)

JAKARTA – Israel atau Tanah Perjanjian merupakan salah satu destiny yang wajib dikunjungi oleh umat Kristen. Kenapa? Karena di sana umat bisa berlibur sambil berziarah ke berbagai tempat bersejarah yang tercatat dalam Alkitab.

Kini ada sebuah tour and travel terpercaya bernama Zion Tour yang dipimpin oleh seorang perempuan bernama Joan Soriton. Zion merupakan sebuah perusahaan tour and travel yang didirikan bulan April 2019 dan berada di bawah PT Zion Wisata Indonesia.

Sejak didirikan, tercatat Zion Tour telah memberangkatkan 2 grup. Grup pertama berangkat tanggal 27 September 2019 dan grup kedua berangkat tanggal 25 Oktober 2019. Kedua grup tersebut melakukan perjalanan selama 13 hari.

Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI) berkesempatan melihat dan bertemu para pengurus serta peserta tour yang akan berangkat menuju Holyland di grup pemberangkatan yang kedua. Para pengurus Zion Tour seperti Joan Soriton, Marthenos CH Manikoe, Pingkan Ekel dan pembimbing rohani (PH) grup Ps. Marcell Ekel, menerima kehadiran PERWAMKI dengan penuh kasih. “Saat ini kami masih fokus untuk perjalanan ke Holyland. Kedepan aka nada destiny lain seperti Turki, Eropa, Asia,” ungkap Marthenos di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/10/2019) sore.

Kiri-kanan, Ps. Marcell Ekel, Joan Soriton, Marthenos dan Pingkan Ekel

Marthenos menjamin setiap orang yang pergi bersama Zion Tour tidak akan kecewa. Peserta akan diajak berkunjung ke tempat wisata dan bersejarah yang ada di dalam Alkitab, seperti di Kairo, Israel, Jordan. “Kita tetap berusaha memberikan promo yang terbaik, memberikan pelayanan yang terbaik. Di sana kami berikan kualitas yang baik dan kami telah memiliki agen-agen yang bagus dan menggunakan maskapai yang terbaik, bus dan lain-lain,” jelasnya.

Marthenos bersyukur saat ini Zion yang masih “bayi” sudah mulai mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Indonesia. Buktinya, sampai dengan bulan Desember 2019, Zion setiap bulannya akan memberangkatkan satu grup. “Nanti per Februari 2020, minimal akan ada 2 grup yang berangkat setiap bulan,” katanya dan menjelaskan setiap grup terdiri dari 30-45 orang. “Itu batas yang paling aman agar orang (peserta) juga nyaman di setiap perjalanan.”

Suasana ketika para peserta sedang breafing dengan tim dari Zion Tour

Senada, tour leader (TL) Zion Tour, Pingkan Ekel berkata Zion selalu memberikan pelayanan yang prima bagi para pesertanya. Mulai dari maskapai yang digunakan, hotel, bus, hingga guide lokal (di Israel) yang professional. “Guide di sana sudah bisa berbahasa Indonesia. Hotel yang kami gunakan mulai dari bintang 4 hingga bintang 5. Soal makanan, saya jamin 80% cocok dengan lidah orang Indonesia dan 20% makanan khas dari negara yang kita kunjungi,” katanya.

PH grup Ps. Marcell Ekel bersyukur dirinya dipercaya Zion Tour untuk memimpin rombongan menuju Holyland. Pada kesempatan itu, dirinya membawa 1 grup yang terdiri dari 30 orang. “Saya bersyukur mereka dari lintas denominasi. Inilah cara Tuhan menjadikan kita menjadi sodara. Dan artinya, Zion ini lintas gereja,” tegasnya dan mengimbau bagi siapapun yang ingin pergi ke Israel, Zion Tour adalah pilihan yang tepat.

Ingin menjawab kebutuhan umat

Joan Soriton menjelaskan Zion Tour hadir untuk menjadi jawaban bagi banyak orang khususnya umat Kristiani yang ingin pergi ke Holyland. Sebab, ia sering mendengar kabar ada umat yang kecewa ketika berangkat ke Holyland. “Hal ini memicu semangat kami untuk melayani sebaik mungkin. Kita akan bekerjasama dengan para pendeta yang sudah berpengalaman ke Holyland. Tapi juga saya akan memberi kesempatan bagi para Pendeta yang belum pernah ke Tanah Perjanjian untuk mendampingi grup yang berangkat sebagai Pembimbing Rohani. Kenapa? Karena saya rindu ingin mengajak para pendeta-pendeta untuk melihat tanah perjanjian,” ungkapnya.

Para pengurus Zion Tour

Menurut Joan, setiap umat Kristen alangkah baiknya minimal pernah pergi satu kali beziarah ke Holyland agar dapat melihat secara langsung tempat bersejarah yang pernah Yesus singgahi. Untuk dapat mengunjungi Tanah Perjanjian, Zion Travel menawarkan jasa pelayanan yang terbaik, dapat dipercaya serta, harga terjangkau.

Joan mengungkapkan, nama Zion sengaja dipilih karena ia suka dengan lagu rohani berjudul Zion by Clint Brown. Selain itu Zion secara rohani juga memiliki arti nama yang bagus. “Kalau mendengar lagu tersebut, saya menangkap pesan Tuhan agar saya membawa umat dan bangsa saya ke sana (Israel),” kata Joan. (NW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini