Pelprip Regional III GPdI Jawa Barat Gelar KKR “Kobarkan Api Pentakosta”

0

BEKASI  – Pria Pantekosta yang tergabung dalam Komisi Daerah Pelayanan Pria Pantekosta Regional III, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jawa Barat, yang meliputi Wilayah 6-11, tumpah ruah di Gedung GPdI Anugerah yang beralamat di Jl. Sersan Aswan No.10 Kota Bekasi, pada Senin (15/7/2019), yang digembalakan Pdt Lience Walandou.

Tumpah ruahnya bukan untuk demo kepada Majelis Daerah GPdI Jawa Barat, tetapi hadir mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang pembicaranya Ketua Majelis Daerah GPdI Jawa Barat, Pdt. JE Awondatu.

KKR yang diselenggarakan oleh Komisi Daerah Pelayanan Pria Pantekosta ( Pelprip) yang diketuai, Ps. Jooke Worotitjan dan Sekretaris Ps. D Pinto dan bendahara Ps. J Rauan telah mengangkat panitia KKR Pelprip Regional III, Ketua Ps. J. Rauan, Sekretaris Ps. T.H. Tampang serta Bendahara, Ps. Daud S Riyadi.

Mungkin karena namanya juga KKR Pelprip sampai-sampai pada hari KKR itu kaum adam yang mengisi acara dari awal sampai akhir, semisal, pimpinan pujian, singer dan yang terlibat doa firman Tuhan Pdt. Edy Tampi dan doa sesudah firman Allah Pdt. Welly Weken serta doa penutup Pdt. Yohanes Limuria dan doa berkat dipanjatkan oleh Pdt. Happy Manopo.

Kaum hawa sendiri dalam pantauan tabloidmitra.com, lebih banyak menyibukkan diri untuk menyediakan konsumsi baik kepada para hamba Tuhan dan umat Tuhan yang hadir.

Pemimpin pujian malam itu mampu membawa semua yang hadir untuk masuk dalam hadirat Tuhan dengan lagu-lagu lama khas GPdI.

Tampak, semua yang hadir tidak dapat menahan diri untuk melompat sambil bertepuk tangan dan memuji Tuhan.

Namun karena keterbatasan waktu, pimpinan pujian mau tidak mau harus menyudahi puji-pujian dan penyembahan yang dinaikkan karena sudah saatnya mendengarkan firman Tuhan.

Pdt. J E. Awondatu memberitakan firman Tuhan dengan bertolak pada tema besar yang diangkat dalam KKR Pelprip Regional III “Kobarkan Api Pantekosta (baca Kisah Para Rasul 2:4 ).”

Pdt JE Awondatu

Kata Pdt. J E Awondatu, Roh Kudus yang menjadi tanda dari GPdI bukanlah teori, seperti bernyanyi dengan semangat sampai keluar keringat atau berdoa sambil menggoyang-goyangkan badan. Melainkan Roh Kudus adalah satu pribadi dari Allah yaitu Bapa, Anak (Yesus Kristus) dan Roh Kudus. “Bapa tidak lebih tinggi dari Yesus, Bapa tidak lebih tinggi dari Roh Kudus dan Yesus tidak lebih tinggi dari Roh Kudus, Yesus tidak lebih tinggi dari Bapa serta Roh Kudus tidak lebih tinggi dari Bapa dan tidak lebih tinggi dari Yesus. Tapi ketigaNya adalah Allah atau Tuhan,” terangnya.

Maksud dan tujuannya menjelaskan hal itu karena sekarang ini banyak pelajaran yang menyesatkan, seperti ada yang mengajarkan Yesus itu lebih kecil dari Bapa. “Itu tidak dapat kita (GPdI) terima,” tuturnya.

Selain soal membahas pengajaran, Pdt. JE Awondatu meminta supaya baik hamba Tuhan GPdI ataupun umat GPdI untuk dapat hidup akur satu dengan yang lainnya termasuk hidup akur dengan tetangga alias bermasyarakat. “Falsafah Pancasila itu gotong royong. Jadi kita harus mengangkat beban bersama-sama. Untuk bisa bersama-sama maka diperlukan akur. Tanda-tanda kehancuran kalau kita hidup sudah tidak akur,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Pelprip, Ps. Jooke Worotitjan dalam sambutannya berterima kasih banyak kepada semua yang telah terlibat mensukseskan KKR Pelprip Regional III GPdI Jawa Barat. “Saya Ketua Komisi Daerah (KD) pengganti Antar Waktu, boleh dapat menggelar KKR ini. Ini satu bulan pas dari saat kami putuskan untuk menggelar KKR,” katanya disertai syukur karena Tuhan telah mengerjakan KKR ini sehingga bisa sukses. Ini semua tidak lepas dari yang namanya akur alias kerjasama yang baik antar pengurus KD dan panitia pelaksana.

Juga ada sambutan dari Ketua Panitia Pelakana, Ps. J. Rauan yang berterima kasih kepada semua yang hadir dan kepada ketua MD GPdI Jawa Barat, Pdt. JE Awondatu yang sudah memberikan bantuan sampai KKR bias terselenggara dan juga telah menjadi pemberita firman Tuhan. (NBS)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini