Kondisi Terkini 36 Mahasiswa Seminari Bethel Jakarta Positif Corona, Juru Bicara: Semua Sehat

0
Para mahasiswa Seminari Bethel Jakarta sedang melakukan senam pagi pada Sabtu, 18 April 2020. Mereka dalam keadaan sehat. (Foto: IST)

JAKARTA – Sebanyak 36 mahasiswa yang menghuni asrama Seminari Bethel Jakarta yang terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat Corona, Wisma Atlet, Kemayoran, Kamis 16 April 2020 malam.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan pemindahan para mahasiwa tersebut dilakukan agar mendapatkan perawatan medis yang lebih baik dibanding isolasi mandiri di asrama.

Erizon juga menjelaskan para mahasiswa yang dibawa dalam kondisi yang baik. “Saat ini kondisi klinis (pasien klaster Bethel) dalam kondisi baik,” ungkap Erizon.

Kepala Asrama sekaligus juru bicara Seminari Bethel Jakarta, Tonny Wattimena mengungkapkan 36 mahasiswa yang berada di Rumah Sakit Darurat Corona, Wisma Atlet, Kemayoran dalam keadaan sangat baik dan sehat.

“Saat ini 36 mahasiswa yang di Wisma Atlit dirawat (isolasi mandiri) karena mereka positif tanpa gejala (OTG). Mereka semua sehat, pagi tadi mereka terlihat olahraga. Anak-anak ini imunya sudah cukup tinggi dan bagus. Nanti akan diperiksa kembali namun nanti akan dikabarin oleh dokter di Wisma Atlit,” ungkap Tonny kepada tabloidmitra.com melalui sambungan telepon, Sabtu (18/4/2020).

Tonny menyayangkan adanya pemberitaan di masyarakat yang tidak sesuai dengan kondisi rill di lapangan. Sebab, Seminari Bethel Jakarta terhitung sejak 16 Maret 2020 seluruh kegiatan belajar mengajar sudah dilakukan secara online untuk mencegah penyebaran Covid-19. Juga tidak ada pertemuan yang dilakukan di Seminari Bethel Jakarta.

Lebih jauh Tonny berkata, di lingkungan Seminari Bethel Jakarta sudah memberlakukan protokol kesehatan sesuai anjuran Kemenkes dan dokter Puskesmas Tanah Abang dengan selalu menggunakan masker, sering cuci tangan baik dengan sabun maupun dengan hand sanitizer, menjaga jarak satu dengan yang lain minimal 1 meter, melepas jaket dan helm serta menaruhnya di luar dengan dibungkus plastik masing-masing, dan membangun imunitas kesehatan yang baik dengan tetap berolahraga, makan makanan sehat ditambah vitamin, buah-buahan, air jahe dan lainnya.

“Saat ini banyak yang memelintir keadaan. Misalnya, jumlah kami hanya 134 mahasiswa, dibilang 180 mahasiswa. Lalu disebut ada 1 meninggal, padahal enggak ada yang meninggal. Lalu di sini (sudah) tidak ada kegiatan, disebut ada kegiatan. Pemberitaan-pemberitaan itu banyak yang salah,” tegasnya.

Menurut Tonny, hal tersebut terjadi karena adanya pihak yang mungkin tidak suka dengan Seminari Bethel Jakarta kemudian menyebarkan informasi yang tidak benar ke khalayak umum. Selama ini hubungan Seminari Bethel Jakarta dengan masyarakat sekitar pun terjalin sangat baik, termasuk dengan pihak RT/RW. “Dari provokasi itu membuat anak-anak kami yang kost di sekitar asrama diusir semua terhitung sejak hari ini 1X24 jam. Pihak kampus pun sudah mencari bantuan kepada para rekanan untuk menampung mereka. Cukup banyak anak-anak itu sampai 100-an orang,” paparnya.

Baca juga: Seminari Bethel Jakarta Jelaskan Kronologi 36 Mahasiswa Positif Covid-19

Saat ini, pihaknya memilih untuk mendoakan agar apa yang terjadi cepat selesai sekaligus mendoakan pihak yang dengan sengaja membuat informasi yang tidak benar. “Biarlah waktu yang menentukan semuanya, kebenaran akan terungkap dengan sendirinya,” kata Tonny. (NW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini