Kesaksian Umat Ikut Gerakan 24/40 JDN: Gereja Bersatu dan Jamahan Tuhan Terjadi

0
Gerakan doa 24/40 JDN
Suasana pujian penyembahan tanggal 16 Juli 2020 yang dibawakan anak muda

JAKARTA – Kurang lebih sudah 23 hari gerakan 24/40 Jaringan Doa Nasional (JDN) diadakan secara nonstop 24 jam. Gerakan yang diikuti umat lintas generasi dan denominasi gereja dari Sabang sampai Merauke ini rupanya membuat umat mendapatkan pengalaman rohani. Berikut ini beberapa pengalaman rohani yang tabloidmitra.com rangkum.

Baca juga: Gerakan 24/40 JDN dalam Kacamata Para Pimpinan Umat Kristen

Fasilitator JDN Regional Sulawesi, Pdt. Andy Mulyadi mengaku ada 6 dampak yang terjadi dari Gerakan 24/40, seperti:

  1. Antusias para pengisi acara begitu tinggi. Selain hati, tempat dan koneksi internet benar-benar dipersiapkan dengan baik.
  2. Pemerintah daerah melalui Infokom memfasilitasi peralatan live sampai monitor menyediakan videotron kota, seperti yang terjadi di Jaringan Doa Sekota (JDS) Tomohon.
  3. Pemerintah Kota Bitung secara resmi menunjuk JDS Kota Bitung mengawal kotanya dengan mengadakan doa keliling secara rutin yang melibatkan gereja dan pemerintah. Sekaligus mendoakan seluruh pejabat pemerintahan mulai dari wali kota,wakil wali kota sampai dengan para asisten pemerintahan.
  4. Meningkatnya unity Tubuh Kristus. Hal ini ditandai dengan keterlibatan sinode gereja-gereja suku seperti KGPM, GMIM, KIBAID, GKSS, Gereja Toraja, GEPSULTRA, GPID.
  5. Banyak gereja dengan sukarela mengizinkan gedungnya menjadi tempat diselenggarakannya acara ini. Misalnya, JDS Bitung ditawarkan untuk menggunakan fasiltas penyiaraan oleh beberapa gereja yang memiliki peralatan dan izin penyiaran.
  6. Spiritualitas, mukjizat pertolongan Tuhan yang langsung diterima oleh para pengisi acara maupun keluarga pendoa. Misalnya, isteri Pdt. Henoch Kristiono (Fasilitator JDS Raha). Pinggang yang sakit disembuhkan Tuhan. Ada juga adik dari besan Ibu Since yang disembuhkan dari Covid-19.

Fasilitator JDS Bitung Pdt. James Baware bersyukur gerakan 24/40 menjadi jembatan sehingga gereja-gereja di Bitung dapat bersatu bahkan ikut mengambil bagian. Selian itu, gerakan ini juga mempererat hubungan antara gereja dan pemerintahan.

Sementara itu, Bapak Franky dari Palu bersyukur acara ini membuat semua denominasi gereja terlibat bahkan bisa bersatu. Hal ini membuat hubungan antara umat Kristen menjadi semakin akrab.

Baca juga: Ini Tanggapan Para Fasilitator JDN Terhadap Gerakan 24/40

Pdp Victor dari Timika mengatakan acara ini membuat seluruh komponen (JDP, JDW, JDA dan gereja lintas denominasi) bahu membahu. Mulai dari acara hingga peralatan yang dibutuhkan, termasuk jaringat internet dipersiapkan dengan sangat baik.

Mengalami jamahan Tuhan

Sekretaris  Batam King’s Tower Wiwik mengungkapkan Tuhan melawat seorang WL bernama bapak Tjondro sehingga bisa sembuh dari sakitnya. Selain itu meskipun dapat slot malam (pukul 23.00) para pendoa justru tidak merasakan kantuk, justru merasakan badan lebih segar.

Senada, Pdt. Dani Soepangat dari Jakarta mengaku mendapatkan kesembuhan. Sebelumnya sejak tanggal 20 Juli 2020, tubuhnya demam tinggi dan perut meililit. Kemudian tanggal 22 Juli 2020 ia ikut Gerakan 24/40. Dirinya diingatkan tentang kisah Paulus dan Silas di penjara (Kisah Para Rasul 16:25-30) yang memuji-muji Tuhan hingga belenggu terbuka. Ketika itu juga dirinya mengalami kesembuhan.

Ibu Angelo dari Bali merasakan lawatan Tuhan yang begitu dahsyat. Ia bisa merasakan adanya kebersamaan, kesatuan roh dan yakin jika kedepan Tuhan akan memperlengkapi anak muda untuk menggerakan pertanian serta peternakan di bangsa ini.

Ps. Yossi dari Bandung mengungkapkan Gerakan 24/40 membuat antusias para pelayan lebih besar. Bahkan lawatan juga terjadi pada keluarga pemusik, di mana orang tua seorang pemusik disembuhkan dari sakit.

Di sisi lain, Ibu Ely Radia dari Banten mengatakan secara spiritual dirinya mengalami terobosan. Ia juga melihat munculnya semangat kesatuan tubuh Kristus. Ada 2 hal yang ia lihat sebagai jawaban doa, yaitu:

  1. Kebangkitan Generasi Yeremia. Ini bisa dilihat ketika acara berlangsung diikuti banyak anak muda.
  2. Kebangkitan dari kaum perempuan. Seperti kesaksian yang ia dapatkan dari seorang remaja di Pulau Buru, yang dipenuhi Roh Kudus. (NW)
Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini