Jujur dan Tekun Menjadi Kunci Kesuksesan Johny Pardede (2)

0
Johny Pardede
Johny Pardede ketika menjadi pembicara para pendeta di Salvador tahun 2009. (Foto-foto: DOK PRI)

Ev. DR (HC) Johny Pardede mengungkapkan, usai mengakui segala dosa di hadapan Tuhan dan sang istri, hidupnya benar dipakai lewat dunia pelayanan.

Ada 4 hal yang Tuhan mau dirinya kerjakan dalam pelayanan yaitu kasih tumpangan, bantu orang miskin, melawat orang sakit, lawat orang dipenjara.

Puji Tuhan, pelayanan yang dilakukannya diberkati Tuhan. Buktinya, tidak hanya di Indonesia, pelayanannya Tuhan bawa sampai ke suku, kaum dan bangsa-bangsa seperti Kongo, Korea Selatan, Cina, Jepang, Brazil, dan lain-lain. Setidaknya dalam satu tahun sudah 4 benua (Afrika, Australia, Asia, Eropa) dan 5 negara yang dikunjungi untuk pelayanan. “Ini semua karena kasih karunia,” tegas lelaki kelahiran Medan, 24 April 1954.

Selain 4 poin tadi, hal yang senantiasa ia bawa dalam pelayanan adalah memberikan FIRMAN PENGAJARAN. Ia yakin, dengan terus menerus memberikan FIRMAN PENGAJARAN, akan lebih banyak lagi orang yang bertobat dan hidup benar serta bertambah dewasa rohaninya di dalam Tuhan.

“Pengajaran berarti mengajarkan penyucian yaitu hidup kudus dan benar-benar taat di dalam Tuhan. Tidak lagi melakukan dosa atau apapun yang Tuhan larang dalam firman-Nya karena Tuhan itu Kudus maka gerja-Nya juga harus kudus ungkapnya (baca: Yohanes 17:17, 1 Petrus 1:16),” urainya.

Kerinduan Ev. DR (HC) Johny Pardede adalah bisa melayani ke tempat (negara, desa, kota) yang belum disentuh oleh kebenaran firman Tuhan. “Kedepan, pokoknya selama saya masih hidup, kita pergunakan sebaik-baiknya, jangan seperti orang kaya bodoh itu. Karena umur tidak ada yang tahu,” katanya.

Bagaimana soal dana yang dibutuhkan dalam setiap pelayanan? Ev. DR (HC) Johny Pardede mengungkapkan semua berasal dari keuntungan bisnis yang digelutinya. 90% keuntungan yang didapat dipergunakan untuk pelayanan. “90% keuntungan yang saya dapat dari bisnis, saya keluarkan untuk pelayanan. Besar? Memang, tapi sampai saat ini Tuhan tetap cukupkan bahkan memberkati saya terus menerus. Banyaki diberi, maka banyak juga ditunut,” tegasnya dan mengutip ayat dari Injil Lukas 12: 15-21.

Diakhir perbincangan, Ev. DR (HC) Johny Pardede tidak henti-hentinya bersyukur atas segala berkat yang Tuhan telah berikan baik bagi dirinya, istri, anak, bisnis dan pelayanan.

“Pelayanan yang bisa saya lakukan saat ini adalah anugerah dari Tuhan. Kenapa? karena banyak orang yang banyak uang, belum tentu ada orang yang mau undang (untuk pelayanan). Ada orang punya banyak uang tetapi hanya uangnya rela dipakai tetapi hidupnya tidak. Kita diberkati untuk menjadi berkat, dipakai Tuhan menjadi alat-Nya baik pelayanan di dalam dan luar negeri untuk memberitakan Injil sampai ke ujung dunia,” pungkasnya. (NW)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
3
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini