Ikut Rayakan Ramadan, Komunitas Dialog Kebangsaan Bagikan 2.257 Nasi Bungkus

0
Para pemuka dan pemuda lintas agama dalam Komunitas Dialog Kebangsaan

TANGERANG – Komunitas Dialog Kebangsaan dari 6 agama melalui organisasi keagamaan yang terdiri dari PC NU dan GP Anshor kota Tangerang, Muspija Kristen Banten, Pemuda Katolik, Hikmahbudhi (Buddha), PHDI (Hindu), dan Matakin (Konghucu) menggelar Aksi Kemanusiaan berupa pembagian nasi bungkus untuk buka puasa bagi masyarakat yang membutuhkan di Tangerang Raya. Masyarakat yang membutuhkan seperti pemulung, anak jalanan, tukang sapu, tukang becak, tukang parkir, tukang ojek, dan lainnya.

“Aksi Kemanusiaan Dialog Kebangsaaan ini digelar dengan membagikan 2.257 nasi bungkus ke penjuru Tangerang Raya,” kata koordinator lapangan sekaligus perwakilan pemuda Buddha, Hendra, Sabtu (9/5/2020).

Para pemuka dan pemuda lintas agama berkumpul di Ponpes Raudhatus Salam, Cimone sebagai pusat PC NU sekaligus pusat Gugus Tugas PC GP Anshor kota Tangerang. Sebelum membagikan nasi bungkus, mereka menggelar doa bersama supaya Indonesia segera pulih dari Covid-19.

“Kami tetap mengikuti protokol PSBB dan himbauan pemerintah dengan tidak menyertakan banyak orang. Masing-masing agama hanya mewakilkan 6 orang yang dibagi dalam 2 mobil untuk mengangkut dan mendistribusikan nasi bungkus untuk berbuka puasa kepada masyarakat sepanjang jalan,” ujar Pdt Doni Susanto dari Pemuda Muspija Kristen.

Selain itu, setiap peserta juga memakai pelindung diri berupa masker, sarung tangan dan dicek suhu bandannya sebelum pelaksanaan. “Kegiatan yang menghadirkan 6 tokoh agama ini sudah menjadi suatu gerakan yang biasa kami lakukan. Selain untuk kemanusiaan juga untuk kerukunan umat beragama,” kata Nyoman Subhiksa dari PHDI Hindu Tangerang.

Berikut ini harapan dan doa dari 6 tokoh agama untuk bangsa Indonesia:

“Kita sama-sama berharap, bahwa gerakan kemanusiaan ini tidak hanya menjadi upaya materiil tentang saling membantu di situasi yang sulit semacam ini. Tetapi juga menjadi sebuah spirit dan semangat untuk tetap menumbuhkan kepedulian sesama anak bangsa, sebagai salah satu ciri khas budaya bangsa kita, yakni gotong royong dan saling tolong menolong tanpa mengenal suku, ras ataupun agama.” Nur Hidayat / Ketua Gugus Tugas PCNU Kota Tangerang.

“Harapan dan Doa kami sebagai umat Kristen dan sesama anak bangsa, kiranya kegiatan ini menjadi sebuah momentum yang berharga bagi seluruh umat beragama, untuk memelihara kerukunan serta kerjasama, dalam memberkati dan mengusahakan kesejahteraan masyarakat propinsi Banten. Sehingga menjadi sebuah kegerakan yang tidak berhenti hanya sampai disini. Dengan melaksanakan kegiatan seperi ini, kaidah terjaga, kerukunan terpelihara. Salam kerukunan!” Pdt Pieter Faraknimella, S.Th / Ketua Umum Muspija Banten.

“Mari kita bergerak bersama, berbela rasa dan berbagi kepada saudara yang terdampak pandemi Covid-19. Apabila semangat solidaritas ini dilakukan oleh kita semua, alangkah luar biasa dan bermanfaat dampaknya. Sebagai orang yang beriman dan berpengharapan, kita percaya Tuhan pasti akan menghalau gelapnya malam dengan fajar baru pagi nan cerah. Kita percaya badai corona akan segera berlalu. Mari kita bangkit, bersama kita menang melawan pandemi covid-19.” Pastur Stefanus Suwarno, OSC.

“Dengan kebajikan yang kami lakukan, berdampingan saling menyatu sebagai tokoh muda kebangsaan. Bangsa yang kuat apabila rakyatnya makmur dan sehat. Semoga bermanfaat untuk semuanya.” Bhante Gunaseno.

“Selamat menjalankan ibadah puasa buat saudaraku Muslim. Covid-19 telah membuat kita serba sulit. Tetapi tetap semangat, bangkitkan gotong-royong. Kita Indonesia pasti bisa!” Ketut Sudana.

“Puji syukur dan terima kasih kepada Tuhan, pada hari ini dapat bersama-sama menggelar Aksi Kemanusiaan berupa pembagian nasi bungkus kepada masyarakat di Tangerang Raya, untuk berbuka puasa. Harapan dari acara yang digagas 6 tokoh agama dan pemuda lintas agama ini, kiranya membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Semoga Tuhan memberikan perlindungan, kesehatan, keselamatan dan pandemi virus korona segera berakhir. Mari kita tumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, agar tercipta keharmonisan antar umat manusia di bumi ini.” Js. Loekman. (NW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini