Hoaks Menerpa Pdt DR Ir Niko Njotorahardjo

1
Tangkapan layar yang diambil dari fans pages "Pdt DR Ir Niko Njotorahardjo" Senin (8/4/2019) yang berisi berita hoaks yang mendukung salah satu Capres

JAKARTA – Menjelang Pemilu tanggal 17 April 2019, ada banyak berita bohong atau hoaks yang tersebar di dunia maya. Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Henri Aubiakto mengungkapkan sepanjang bulan Desember 2018 hingga Maret 2019 angka isu hoaks yang beredar semakin meningkat.

“Angkanya bulan Maret 453 isu hoaks, Februari 353, Januari 175 dan bulan Desember (2018) 75. Mendekati Pilpres naik signifikan,” kata Henri di Jakarta, Sabtu (6/4/2019).

Hoaks bisa menyerang siapapun, baik kepada Capres, Wapres, Caleg hingga kalangan pimpinan umat beragama.

Apa yang disampaikan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Henri Aubiakto, benar terjadi. Kali ini hoaks menyasar seorang hamba Tuhan berkharisma, Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo.

Kira-kira Minggu (7/4/2019) muncul arahan dalam Fans Pages Facebook “Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo” untuk memilih Paslon Capres nomor 2. “Kami mengutuk keras penyerangan biadab yang dilakukan Fartai PDI-P di DIY ke markas FPI, yang memakan korban 1 anggota FPI, 2 umat kami & 2 Gereja di rusak, 1 anggota intel Tni dan 1 orang Panwaslu. 17 April 2019 kami tidak goyah pilih 02,” begitu bunyi tulisan dalam fans pages tersebut.

Berita ini secara otomatis menyebar di berbagai grup WhatsApp terutama di jemaat pengembalaan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo yang jumlahnya mencapai puluhan ribu atau mungkin ratusan ribu.

Dari berita ini mulai muncul spekulasi dari jemaat dan simpatisan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo apakah itu benar atau tidak. Sebab kalau benar tentu akan diikuti oleh jemaat dan simpatisan dan kalau itu tidak benar maka ini mencoreng nama pendeta mereka.

Melihat begitu masifnya berita hoaks tersebut, tidak lama salah satu wakil dari Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo yang tidak mau namanya disebut mengirim serupa klarifikasi dari Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, melalui fans pages “Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo.” yang isinya “Shalom saudara/i. Atas nama Pdt. DR. Ir. Njotorahardjo dan Healing Movement Ministry, kami TIDAK PERNAH memberikan arahan untuk memilih salah satu paslon Capres dan Cawapres. Pilihan Capres dan Cawapres ada di tangan saudara/i,” bunyi klarifikasi Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, Senin (8/4/2019) pukul 20:05 WIB.

“Jika ada postingan dalam bentuk gambar ini yang mengatasnamakan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo sudah dipastikan adalah HOAX. Demikian informasi ini kami sampaikan. Mohon bantu sebarkan pesan ini. Tuhan Yesus memberkati,” imbaunya.

Dengan adanya berita ini, tentu diharapkan masyarakat Indonesia dengan jelas dapat menolak berita tentang Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo mendukung salah satu Capres. Sebab Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo adalah seorang pendeta yang tidak terlibat dalam dunia politik praktis, sebaliknya Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo dalam video yang beredar mengajak semua untuk berdoa dan berpuasa sejak tgl 30 Maret 2019 – 20 April 2019, untuk “DAMAILAH INDONESIAKU”. (NW/NBS)

Baca juga: Dua Pesan Pdt DR Ir Niko Njotorahardjo Untuk Pemilu 2019

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

1 KOMENTAR

  1. Seorang hamba Tuhan sekaliber Pdt. Niko Nyotoraharjo , yg sdh melayani puluhan tahun dengan kasih yg tulus , mustahil melakukan postingan seperti itu ,,, dari kata2nya saja tidak ada kasih ,,, sedangkan kehidupan beliau sangat perhatian dan mengasihi ,,, beliau netral dalam membawa hidupnya sebab hidup bagi beliau harus serupa dengan Kristus,
    So para hoaker jangan lakukan hal yg tidak senonoh untuk menghalalkan segala cara ,,, anda ingat tubuh anda milik Tuhan , jangan sembarangan dipakai , pakailah untuk kebaikkan dan kebenaran , sehingga bermanfaat bagi orang banyak.
    Salam damai dan kasih ,,, kasih dan pengampunan Kristus bagi mu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini