Gerakan 24/40 JDN, Momentum Bangkitnya Anak Muda Kristen Indonesia

0
Gerakan doa 24/40 JDN
Tangkapan layar dari Youtube Channel MDK Nasional tanggal 13 Juli 2020 ketika suasana pujian penyembahan yang dibawakan anak muda

JAKARTA – Gerakan 24/40 yang diadakan Jaringan Doa Nasional (JDN) sejak tanggal 8 Juli sampai 17 Agustus mulai menunjukkan hasil yaitu banyak anak muda Kristen di Indonesia semakin bersemangat memuji dan menyembah Tuhan.

Baca juga: Ikuti Gerakan 24/40 JDN Selama 40 Hari Nonstop Mulai 8 Juli

“Dari acara ini saya melihat banyak anak kecil hingga pemuda, banyak yang menyembah Tuhan. Saya percaya Tuhan sedang mempersiapkan ke depan bukan gereja berorganisasi tapi  ada sseutau yang baru yaitu Tuhan ingin pakai anak muda bangun gereja,” ungkap inisiator Gerakan 24/40 Pdt. Tony Mulia dalam keterangan persnya kepada wartawan media Kristen melalui aplikasi Zoom, Jumat (31/7/2020). Turut hadir Ketua Pelaksana Pdt. Samuel Oey dan mewakili Jaringan Doa Pemuda Nasional (JDPN) Stanley Saroinsong.

Menurut Pdt. Tony, saat ini para gembala yang sudah senior sudah saatnya memberikan kesempatan kepada anak muda untuk berkarya. Para senior cukup menjadi mentor yang bertugas mengawasi dan memberikan masukan.

Ia pun menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Amerika Serikat. Di sana, di tempat seorang hamba Tuhan, Pdt. Tony melihat anak muda benar-benar diberikan ruang untuk berkarya dalam pelayanan.

Baca juga: Gerakan 24/40 JDN dalam Kacamata Para Pimpinan Umat Kristen

“Disana ada sebuah ruangan, isinya anak muda yang pakai laptop sambil melihat pujian penyembahan. Tempat itu seperti kompleks. Saya pun tanya ‘kalau KKR undang siapa?’ Mereka jawab, yang diminta khotbah ya anak-anak muda tadi yang nongkrong disitu untuk berkhotbah. Mendengar hal itu saya kaget dan menangis. Enggak perlu pendeta terkenal, anak muda pun bisa melawat banyak orang,” ceritanya.

Sementara itu, Stanley Saroinsong melihat 24/40 adalah cara Tuhan untuk mempersatukan gereja tanpa memandang denominasi. Ia pun melihat secara profetik melalui gerakan ini Tuhan sedang membawa anak muda masuk ke dalam pekerjaan yang lebih dahsyat lagi.

“Setelah Gerakan 24/40 ada pekerjaan yang akan terjadi di tengah bangsa. Kami sedang mempersiapkan kapasitas karena ketika Tuhan mau kasih yang besar maka harus disiapkan dulu kapasitasnya. Kami pecaya setelah ini anak-anak muda banyak dikasih panggung di acara gereja, di mana anak muda yang memimpin dan berbicara,” ungkapnya.

Di sisi lain Ketua Pelaksana Pdt. Samuel Oey yakin setelah Gerakan 24/40 usai akan ada kebangkitan dari anak-anak muda Kristen di Indonesia. Para orang tua sudah saatnya menjadi mentor bagi anak muda.

Baca juga: Kesaksian Umat Ikut Gerakan 24/40 JDN: Gereja Bersatu dan Jamahan Tuhan Terjadi

“Ini pekerjaan marathon yang Panjang karena tanpa jeda. Saya percaya ini terjadi karena ada gelombang yang baru di tengah-tengah rencana Tuhan dan ada rencana Tuhan yang sedang digenapi-Nya,” katanya.

Pdt. Samuel juga melihat, selain anak muda, juga akan ada unity yang terbangun diantara gereja. “Dengan ‘TAHTAHNYA’ kita bisa melihat setiap 2 jam (ketika ganti sesi, daerah, kota dsb) itu saling mengisi. Kita bisa melihat pujian penyembahan sudah ada di setiap pulau. Kita bisa mendengar dan melihat bagaimana pujian penyembahan dan doa, mereka naikkan dengan gayanya masing-masing. Berdoa untuk ekonomi, generasi dan banyak agenda lainnya,” ungkapnya.

Perlu diketahui. Sebagian besar pelaksana dan panitia secara teknis maupun pengisi acara mayoritas memang diisi anak muda. Gerakan 24/40 ini juga didukung para hamba Tuhan dari luar negeri diantaranya Bill Johnson (USA), Suzette Hattingh (Germany), Yang Tuck Yoong (Singapore), David Demian (Canada), Gideon Chiu (Canada) dan Roy Zhang (China).

Untuk itu jangan lupa umat Tuhan ikut memuji dan menyembah Tuhan dalam Gerakan 24/40. Silahkan kunjungi kanal Youtube MDK Nasional. (NW)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini