Pemimpin Gereja Asia Deklarasikan PENTAKOSTA Ke-3 di SICC

0
Hari terakhir, semua pembicara tampil di depan dan mempersiapkan diri untuk mengurapi semua umat Tuhan yang hadir

BOGOR – Sentul International Convention Center (SICC) kembali menjadi tempat dilasanakan Empowered 21 Asia yang ke 6 dan tiga kali diantaranya dilasanakan di Jakarta, tepatnya di SICC, yaitu pada 25 – 28 Oktober 2011, 14 – 17 Mei 2013 dan 17 – 20 Juli 2018. Sedangkan tiga negara lainnya, 5 – 7 Juni 2014 di Hongkong China, 10 -13 Oktober 2015 di Kyoto Jepang, 31 Mei – 2 Juni 2017 di Singapore.

E21 global pertama kali diadakan di Tulsa, Oklahoma pada bulan April 2010 yang dihadiri oleh lebih 10.000 peserta dari 95 negara. Rencananya, Empowered  21 yang berikutnya, tahun 2020 akan diselenggarakan di Yerusalem.

Pertama kali dibentuk Empowered 21  Asia dengan cabinet, diantaranya Co-Chair Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo (Indonesia) dan Dr. Lawrence Khong (Singapore) dengan beranggotakan hamba Tuhan dari berbagai negara di wilayah Asia.

Cabinet Asia melakukan pertemuan secara berkala untuk berdoa dan berdiskusi serta mendengar atau mencari suara dan kehendak Roh Kudus untuk wilayah Asia, yang mana bila didorong oleh Roh Kudus, maka cabinet dapat memutuskan melaksanakan congress atau conference yang dapat dihadiri umat Tuhan dari berbagai bangsa dengan berbagai latarbelakang denominasi  gereja. Itu sebabnya, penyelenggaraan congress tidak terfokus berapa tahun sekali melainkan sesuai petunjuk atau tuntunan Roh Kudus.

Keputusan kembali menggelar E21 di Indonesia, (SICC), setelah cabinet eksekutif E21 Asia, Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo dan para pemimpin Asia mendapat perintah dari Roh Kudus serta konfirmasi kuat dari Co-Chair E21 Global Dr. Billy Wilson.

E21 Asia 2018 di SICC ini mengusung tema “Fire & Glory” yang mengandung pesan Api dan Kemuliaan TUHAN akan dicurahkan melalui pencurahan Roh Kudus yang besar-besaran di Pentakosta Ketiga, yang artinya akan terjadi penuaian jiwa-jiwa yang terbesar dan terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus Kristus yang kedua kali.

Pada E21 di SICC dari 17 – 20 Juli 2018 menampilkan delapan pembicara utama yaitu Ketua Umum E21 Global yang juga Ketua Universitas Oral Roberts dari Amerika Serikat (AS), William “Billy” M. Wilson, Ketua Umum E21 Asia yang juga Gembala Senior Faith Community Baptist Church (FCBC) Singapura, Ps. Lawrence Khong, Ketua E21 Asia Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo, Pendiri Generals of Intercessors dari AS, Ps Cindy Jacobs, Dewan Pengawas Church of God dari AS, Timothy M. Hill, Gembala Senior Planetshakers Church dari Australia, Ps. Russell Evans, CEO Christ for All Nation (CfAN) dari Afrika (Eropa), Ps. Daniel Kolenda dan Gembala Senior The Oaks Fellowship dari AS, Ps Scott Wilson.

Sedangkan pembicara di sesi umum, Cabinet E21 Asia juga pendiri Revival Chinese Ministries Internasional di China dan AS, Dennis Balcome, Cabinet E21 Asia juga gembala senior Jesus Flock Gateway Church (Filipina), Jerome Ocampo dan CEO Generation Next Ministries (AS), Ron Luce, serta Ketua Vietnamese United Revival Ministry, Australia, Truong Hoai Phong.

Panitia E21 Asia 2018, yang diketuai Pdt. Djohan Handoyo, dari 17 – 20 Juli 2018, membagi delapan Track dengan tema berbeda dan dengan narasumber yang berbeda serta pelaksanaannya dibagi menjadi beberapa lokasi. Seperti yang ada di buku acara, Track 1 temanya “Spirit-empowered Family” mengenai pelayanan pasutri, pria dan wanita berlokasi di Tenda 1, yang pembicaranya, dari Associate General Overseer of Gereja Bethel Indonesia (GBI), Pdt. DR. dr. Dwidjo Saputro dan Ps. Scott Wilson, Ps Matthew Ling, Direktor of Cahaya Bagi Negeri (CBN) Indonesia, Ps. Mark McClendon serta Ps. Carol Loi, juga Ps. Kevin Graves.

Track 2 temanya “Spirit-empowerd Worshippers” mengenai Pray Praise and Worship (PPW), Music Creative Ministry berlokasi di Auditorium, yang pembicaranya, dari Associate Senior Pastor of Gateway Worship, USA, Ps Mark Harris, Senior Pastor of The Lord’s Church, South Korea, Ps. Scott Brenner, Worship Pastor of Cornerstone Community Church Singapore, Ps. Andrew Yeo, Lead Worship Pastor of GBI Plaza Indonesia, Ps. Welyar Kauntu dan Cabinet E21 Asia, Ps. Djohan Handojo.

Track 3 temanya “Spirit-empowered Prophetic Prayer” berlokasi di Hall C-D, dengan pembicara, Ps. Cindy Jacobs, Ps. Ocampo, Ps. Alfred Tais, Ps. Suzette Hattingh, Ps. Kristina Faraknimella.

Track 4 temanya “Spirit-empowered Next Generation Ministry” mengenai Kids, Teens, Youth, Campus dan Dewasa Muda berlokasi di Hall A-B dan Hotel Harris, pembicaranya, Ps. Russell Evans, Ps. Ron Luce, Ps. Eric Peterson, Ps. Brendon dan Cathie Clancy, Cynthia Tirtadireja, Ps. Scott Wilson, Ps. Jerome Ocampo dan Ps. Andy Tjokro.

Track 5 temanya “Spirit-empowered Ministry” mengenai Community Development berlokasi di tenda 2, dengan pembicara, Ps. Mark McClendon, Christina Nathania Srikurniati, Harun Lie, Ps. Josafat Mesach, Ps. DR. Yonathan  Wiryohadi, M.Th, Hana Ananda, Eugene Seow.

Track 6 temanya “Spirit-empowered Discipleship Community” mengenai Grup Sel atau COOL berlokasi di Tenda 3, dengan pembicara, Ps. Timotius Arifin, Ps. John Weol, Ps. Lawrence Khong, Ps. Japarlin Marbun, Ps. Abraham Lalamentik dan Ps. Daiso Koyama serta Ps. Chris Silitonga.

Track 7 temanya, “Spirit-empowered Leadership” para Pastor atau Youth Pastor untuk pengembangan gereja berlokasi di Tenda 4, pembicaranya, Ossie Mills, Ps. Rubin Adi Abraham, Ps. William Vun, Aye Min, Ps. William “Billy” M Wilson dan Ps. Billy Njotorahardjo serta Ps. Melter Tais.

Track 8 temanya “Spirit-empowered Apostolic Ministries” mengenai perencanaan gereja, mujizat, misi, penginjilan, berlokasi di lantai 11 SICC Tower, dengan pembicara, Ps. Timothy M Hill, Ps. Nobuyoshi Nagal, Pdt. Ir. Niko Njotorahardjo, Ps. Dennis Balcombe, Ps. Fransiskus Irwan Widjaja dan Ps. Indro Gautama.

Pembukaan E21 dihadiri mencapai 13.000 umat Tuhan yang datang dari lebih 44 negara. Untuk Indonesia datang dari berbagai pelosok Indonesia yang dikoordinir langsung diantaranya, Persekutuan Pelayanan Hamba Tuhan Garis Depan (PPHTGD) yang lintas denominasi Gereja, sinode-sinode Gereja dan juga perorangan.

Pdt. Djohan Handoyo mengatakan persiapan acara E21 Asia di SICC ini telah dilakukan selama kurang lebih 10 bulan dengan merekrut kurang lebih 600 orang panitia diluar anggota Usher dan Choir. “Merupakan kehendak dan kedaulatan Tuhan untuk-Nya memilih dan menetapkan negara ini (Indonesia) menjadi tuan rumah E21. Harapan dan doa kami, kita dari segala bangsa dapat berkumpul dan menjadikan auditorium dan menara doa SICC menjadi “Upper Room” zaman ini dimana Tuhan telah memilih tempat ini menjadi tempat bersejarah bagi masing-masing kita dengan Roh Kudus, dimana pengalaman Pentakosta dalam skala yang sangat besar benar-benar akan terjadi kembali,” katanya.

Setelah itu, tampil Ps. Russell Evans menceriterakan pengalaman doanya yang dimana Tuhan bicara soal Indonesia akan penuh keagungan dan orang-orang akan dibuatNya takjub. “Tuhan katakan Indonesa akan menjadi rumah pujian. Ingat! Pujian meruntuhkan tembok dan memghadirkan sorga. Ketika kita memuji Tuhan maka Tuhan akan turun dan bertatahta diatas puji-pujian kita,”katanya.

Pada kesempatan itu, Ps. Russell Evans berkata, rohnya berkata hari-hari ini adalah dimana Tuhan sedang menyiapkan sesuatu  yang besar dan agung yaitu akan datang jutaan orang muda yang dipenuhi roh Tuhan untuk melayani bangsa ini serta Tuhan akan memulihkan keadaan bangsa Indonesia walaupun kelihatannya mustahil. “Sebagai Planetshakers, saya banyak melihat pujian penyembahan di seluruh dunia. Tetapi hari ini keadaanya sangat berbeda karena Tuhan akan memberikan pencurahan yang luar biasa seperti waktu di Upper Room dimana para sejarawan akan mencatat peristiwa ini,” serunya.

Billy Wilson mengakui E21 di SICC tahun 2018 ini adalah yang terbesar. “Setahun yang lalu ketika Ps Niko Njotorahardjo berbicara dalam meting E21, saya sudah merasakan konferensi (E21) di SICC akan menjadi special, dan itu menjadi kenyataan,”katanya seraya meminta umat Tuhan yang hadir untuk membuka I Samuel 10:6-7.

Katanya, ayat ini mengatakan sebuah nubuatan yang diberikan kepada Rasul yang akan menjadi Raja Israel. “Ada 3 langkah untuk mencapai dimensi yang baru,” katanya dan menjelaskan, pertama, umat Tuhan harus mampu menguburkan masa lalu, termasuk yang baik dan yang buruk. Siapapun yang hidup di masa lalu tidak akan sampai di masa depan. Kedua, serahkan masa kini kepada Tuhan. Ketiga, bergegas masuk dalam masa depan. “Saya yakin kalau kita menyerahkan masa lalu dan menyerahkan masa kini kepada Tuhan, maka Roh Kudus akan mengaselerasi hidup kita, termasuk Gereja untuk lebih cepat mencapai tujuan,”tandasnya.

Tambahnya, umat Tuhan yang mampu melakukan tiga hal itu akan mampu merubah status yang tadinya hanya penerima mujizat dan menerima kesembuhan akan menjadi pembuat mujizat dan pembuat kesembuhan.

Kemudian, Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo tampil dan dari sekitar 15 menit menyampaikan firman Tuhan, ia sempat berkata ia berkobar-kobar dan bergairah untuk menyambut pencurahan Roh Kudus di era Pentakosta ke-3 di acara E21 Asia di SICC.

Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo berkata, tema E21 kali ini “Fire and Glory” terambil dari Kisah Para Rasul 2, Habakuk 2:14 serta Kisah Para Rasul 15:16-17 yang intinya umat Tuhan diminta menjaga “api”  roh kudus yang siap dicurahkan. Untuk itu, segeralah bangun keintiman dengan Tuhan melalui doa, pujian dan penyembahan seperti yang dirindukan Tuhan maka Kisah Para Rasul 15:16-17, bangsa-bangsa akan datang kepada Tuhan dan diselamatkan. “Pengalaman Upper Room Jerusalem 2000 tahun lalu yang dikenal sebagai pencurahan Pentakosta ke-1 bisa dikatakan sebagai lahirnya gereja. Pencurahan Pentakosta ke-2 di Azusa Street, Los Angeles pada tahun 1906-1915, melalui Ps William Seymour dan menubuatkan 100 tahun dari tahun 1909 Roh Kudus akan dicurahkan lebih besar. Saya percaya  saat ini kita sedang mengalami dan menggenapi apa yang pernah dinubuatkan Ps William Seymour, yaitu penuaian terbesar dan terakhir sebelum kedatangan-Nya,”katanya dengan semangat.

Lebih lanjut, Pdt. Dr. Ir. Niko untuk merespon Pentakosta ke 3 maka Gereja Tuhan harus melakukan seperti yang dilakukan para murid Tuhan (umat Tuhan) di Pentakosta pertama, yaitu para murid Tuhan berkumpul, bersehati siang dan malam berdoa, memuji dan menyembah Tuhan bersama-sama sampai Roh Allah turun memenuhi para murid Tuhan Yesus.

Hasil dari pentakosta pertama, kata Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, rasul Petrus berkotbah singkat penuh urapan dan 3000 orang langsung bertobat. Terjadi tuaian jiwa-jiwa di Jerusalam dan bangsa-bangsa. “Kiranya semua yang lapar dan haus akan kebenaran dan lawatan Tuhan akan mengalami Pantekosta di masa kini yang luar biasa dan tak terlupakan,” katanya.

Setelah memberitakan firman Tuhan, Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo membawa umat Tuhan untuk menyembah Tuhan. Malam itu, semua yang hadir dilawat oleh Tuhan,

Para utusan Tuhan yang hadir dalam E21 pulang ke kamar masing-masing dengan bersukacita karena dihari pertama sudah mendapat lawatan Tuhan.

Hari kedua sejak pukul 09.25 – 12.10 menampilkan pembicara Ps. Laurence Kong, Rev. Cindy Jacobs, dan Ps. Russell Evans serta Ev. Daniel Kolenda di Main Hall. Ada jeda makan siang. Setelah itu, umat Tuhan mengikuti track – track yang ada, dari pukul 14.30 – 17.00, dengan pembicara yang pengalaman dan sudah teruji serta merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup pelayanan.

Setelah jeda makan malam, sejak pukul 18.30 – 20.45, di Main Hall, DR. Tim Hill dan Ev. Daniel Kolenda menyampaikan firman Tuhan secara bergantian.

Hari ketiga, pukul 9.00 – 12.15, di Main Hall, Ps. Scott Wilson, Ps. Dennis Balcombe dan Ps. Phong Troug, Ps. Jerome Ocampo dan Ps. Ron Luce, Rev. Cindy Jacobs yang menyampaikan pesan Tuhan. Ada jeda makan siang. Setelah itu umat Tuhan mengikuti track-track yang ada. seperti hari pertama, umat Tuhan dapat memilih untuk ikut track yang sesuai kebutuhan.

Pantauan MITRA INDONESIA dari hari kedua dan ketiga, ruangan yang disediakan untuk track-track semuanya terisi penuh kursi yang disediakan, bahkan ada yang sampai sudah duduk di lantai, juga ada yang harus pasrah dengan keadaan karena semua ruangan track sudah ditutup pintunya oleh panitia karena ruangan sudah tidak dapat menampung.

Umat Tuhan yang hadir begitu antusias dan bersemangat. Banyak hamba Tuhan dari mengungkapkan syukur karena dapat mengikuti E21 yang benar-benar bermanfaat, semua pembicara yang hadir sesuai dengan kapasitas kemampuan, dan yang tidak dapat dilupakan setiap hari kehadiran dan jamahan Tuhan begitu luar biasa.

Hari ketiga, selesai makan malam, waktu dan kesempatan Ps. Dr Billy Wilson, menyampaikan firman Tuhan dengan  kata pembuka, membenarkan dan seperti mendeklarasikan apa yang sering Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo katakan tentang pentakosta ketiga (pencurahan Roh Kudus) besar-besaran di zaman ini. “Kita saat ini masuk dalam masa pantekosta ketiga! Saya merasa hadirat Tuhan begitu terasa di tengah-tengah kita,”katanya.

Setelah firman Tuhan, Ps. Dr Billy Wilson memberikan penghargaan kepada Ps. Lawrence Khong dan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo.

Setelah itu, giliran Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo untuk menyampaikan firman Tuhan. Tapi sebelum menyampaikan firman Tuhan, Ps. Cindy Jacob naik mendoakan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo.

Saat itu, kuasa Allah begitu kuat di dalam Main Hall SICC. Seluruh umat Tuhan mengalami lawatan Tuhan, dan PS Cindy Jacob yang mendoakan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, hampir-hampir tidak dapat mendekati Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo. Pantauan MITRA INDONESIA, Ps. Cindy Jacob “terpental” tepatnya semacam ada yang mendorongnya, untung ada seorang penterjemah yang membantu sampai ia tidak jatuh. Tapi semakin mendekat, akhirnya Ps. Cindy Jacob “terpental” dan “jatuh”. Itu memperlihatkan begitu kuatnya kuasa Allah.

Akhirnya Ps. Cindy Jacob mengajak semua untuk menyembah Tuhan, dan beberapa waktu  kemudian, tiba-tiba Ps. Cindy Jacob bernubuat “Pada waktu Asusa Street terjadi Aku pilih William J. Seymour, dan saat ini untuk menjadi pembawa api pentakosta ketiga, Aku pilih Niko Njotorahardjo (Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo-red), engkau akan berubah dan akan menjadi orang yang berbeda. Engkau akan masuk pada musim yang lebih besar,”demikian Ps. Cindy Jacob memperkatakan nubuat itu.

Saat itu, ‘api’ Tuhan terasa begitu kuat. Umat Tuhan terus dalam hadirat Tuhan, dan menyembah Tuhan. Sekitar 15 menit setelah dari nubuat itu, umat Tuhan masih dalam penyembahan.

Kemudian, Ps. Cindy Jacob turun dan tidak dapat menahan kuasa Allah, sehingga ia harus tersungkur dalam hadirat Tuhan selama Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo menyampaikan firman Tuhan.

Waktu firman Tuhan yang disediakan panitia, hampir separuh Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo dan umat Tuhan yang hadir tidak dapat lepas dari ‘cengkraman’ hadirat Allah. Umat Tuhan terus berada dalam penyambahan dan hadirat Allah benar-benar seperti bisa dipegang kehadirannya.

Sesi hari ketiga diakhiri dengan firman Tuhan yang disampaikan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo bertolak dari ceritera nabi Elia tentang api turun. “Apa yang dilakukan Elia sehingga api Tuhan turun? Dia berdoa dengan satu rasa yang lapar,”tegas Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo.

Hari keempat diakhiri dengan pengurapan yang dilakukan oleh semua pembicara kepada umat Tuhan. Setelah itu, umat Tuhan mengambil makan dan kembali ke tempat pelayanan masing-masing. (Suratinoyo/Alex)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini