Cara Gereja Protestan Maluku Tingkatkan Kualitas SDM dan Ekonomi

0
blk komunitas kejuruan kesenian
Prosesi peletakan batu pertamal (Foto: DOK sinodegpm.org)

AMBON – Gereja Protestan Maluku (GPM) baru saja melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan BLK Komunitas Kejuruan Kesenian Jemaat GPM Halong, pada Kamis (12/11/2020).

Dilansir dari sinodegpm.org, hal ini merupakan tindak lanjut hasil rekomendasi dari persidangan ke-38 MPL GPM tahun 2016. Dalam persidangan tersebut diputuskan agar GPM dapat membina Kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai salah satu bentuk konkrit GPM menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas ekonomi dan menanggulangi masalah kemiskinan sesuai PIP-RIPP GPM Tahap I tahun 2016-2020.

Sebelumnya, beberapa Klasis GPM melalui program BLK non institusional yang berlangsung di luar balai di Klasis Leti Moa Lakor (Maluku Barat Daya/MBD) dan Pulau-pulau Lease (Maluku Tengah/Malteng) telah memberikan respon.

Seiring kebijakan Kementerian Tenaga Kerja melalui Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas dengan pembangunan BLK Komunitas, maka sejak tahun 2018-2019 GPM mengusulkan 12 Proposal BLK Komunitas dan dikoordinasikan langsung melalui Biro Pemberdayaan Ekonomi Sinode GPM.

Ketua Majelis Jemaat GPM Halong sekaligus selaku Ketua Tim Pelaksanaan Pembangunan BLK Komunitas Pdt. Ricky Siahaya dalam laporannya mengungkapkan, BLK ini merupakan bantuan langsung pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja kepada lembaga-lembaga keagamaan sebesar Rp. 1 Milyar. Nominal tersebut meliputi pembangunan gedung dan pengadaan alat musik sebagai sarana prasarana kepelatihan. Rencananya, Gedung BLK Komunitas Kejuruan akan selesai dibangun pada 20 Desember 2020 sesuai dengan Juknis Kementrian Tenaga Kerja.

Kedepan, BLK Komunitas Kejuruan Kesenian ini akan menyelenggarakan pelatihan produktivitas bidang kesenian. Hal ini akan dimaksimalkan untuk kepentingan pembinaan insan musik di Maluku atau Kota Ambon, dengan prioritas pada pemuda di Halong dan sekitarnya.

Ketua Sinode GPM Pdt. A.J.S. Werinussa dalam sambutannya mengapresiasi apa yang dilakukan Majelis Jemaat GPM Halong dan BLK Ambon. Menurutnya ini pertama kali dalam sejarah GPM ada bantuan pemerintah untuk pembangunan BLK Komunitas.

“Mungkin ini satu-satunya di Maluku, sebuah BLK yang bergerak di bidang pembinaan kesenian. Maka selaku gereja kami menyambut dengan gembira pemberian ini karena ini sekaligus membuka perspektif kita untuk belajar mengenai bangsa, bahwa GPM juga telah mengambil bagian dalam perjuangan kebangsaan,” ungkapnya.

Pdt. Werinussa menegaskan kehadiran BLK sangat penting bagi GPM. Pasalnya, dari BLK akan lahir SDM yang memiliki kapasitas yang mumpuni dalam bidang musik. Ia juga ingin dari pembinaan kapasitas musik bisa berlanjut ke pembangunan industri musik. “Ini harus menjadi tujuan terakhir dari BLK ini sehingga mereka yang dilatih di sini bisa hidup atau punya kapasitas ekonomi pula.”

Untuk jangka panjang, Pdt. Werinussa berharap akan ada langkah strategis dan sinergis dengan pembangunan Ambon City of Music, serta bekerjasama dengan perguruan tinggi yang khusus telah menyelenggarakan pendidikan musik seperti IAKN Ambon. “Dengan ini, sebenarnya gereja menghidupi musik sebagai denyut nadi dan melaluinya orang dapat menghayati kasih sayang Tuhan.”

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Maluku yang diwakili Kepala Bidang Hubungan Industrial, Ir. S. Tahamata menerangkan bahwa pengembangan ketenagakerjaan menjadi priotitas untuk mengurangi angka pengangguran.

Menurutnya, tujuan dari BLK Komunitas adaah memperluas kapasitas kerja, mendorong motivasi kewirausahaan dan usaha mandiri. Apalagi dimasa pandemi saat ini, BLK seperti ini menjadi solusi yang tepat karena pasar kerja di luar membutuhkan tenaga kerja yang punya skill.

Tahamata berkata, BLK Komunitas Kejuruan Kesenian ini juga strategis di Ambon sebagai City Of Music. Dirinya berharap BLK ini mampu mempersiapkan anak-anak muda yang mampu menjawab tantangan saat ini. (NW)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini