Aksi Sosial DPA GBI Banten di Tengah Pandemi Covid-19

0

TANGERANG – Daerah Tangerang, Banten merupakan salah satu wilayah di Provinsi Banten yang memiliki tingkat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 cukup tinggi. Berbagai upaya dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk memutus mata rantai virus yang sudah menjadi pandemi di seluruh dunia.

Seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang dilarang dan masyarakat diminta bekerja dari rumah, belajar dari rumah hingga beribadah dari rumah. Hal ini dilakukan agar persebaran Covid-19 tidak semakin luas.

Selain pemerintah, Departeman Pemuda dan Anak (DPA) GBI Provinsi Banten pun ikut ambil bagian melawan Covid-19. Bersama Satgas Taruna Banten dan relawan pemuda lintas denominasi serta didukung Pelmas GBI Banten, DPA GBI Banten melakukan Aksi Sosial Relawan Penyemprotan Disinfektan di gereje-gereja wilayah Tangerang.

“Kami mau menjadi bagian dari jawaban doa dan solusi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan gereja-gereja di Tangerang. Pemuda, pemudi tidak bisa berpangku tangan saja, tetapi harus bertindak nyata membantu gereja-gereja khususnya yang tidak memiliki SDM dan kemampuan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di gereja secara mandiri,” ungkap Ketua DPA GBI Banten, Pdt. Doni Susanto, S.Th kepada tabloidmitra.com, Rabu (1/4/2020).

Ketua DPA GBI Banten, Pdt. Doni Susanto (tengah-pakai topi) bersama relawan sebelum aksi sosial dimulai

Kegiatan penyemprotan disinfektan ini tidak hanya dilakukan di GBI melainkan juga di gereja denominasi lain seperti Gereja Methodist Indonesia, Gereja Baptis Indonesia, Gereja Kristen Sangkakala Indonesia, GBIS, GPIAI, dan Gereja-gereja lain di daerah Tangerang Raya. Selain gereja, Panti Asuhan dan Sekolah Tinggi Teologi (STT) di kawasan Tangerang Raya juga ikut disemprot disinfektan.  

Kegiatan yang dilakukan secara cuma-Cuma alias gratis berlangung selama 3 hari yaitu Selasa-Rabu (24-25/3/2020) dan Sabtu (28/3/2020). Dalam aksinya, tim menurunkan relawan sebanyak 15 orang. “Walaupun kami menjadi relawan untuk penyemprotan disinfektan ke gereja-gereja, kami juga tetap menjaga dan melindungi diri sendiri dengan menggunakan perlengkapan dan pakai pelindung yaitu masker, sarung tangan, penutup muka, baju lengan panjang yang ditutupi jas hujan, sepatu dan tentunya asupan vitamin. Semua perlengkapan ini sebagian dilakukan dan diadakan secara mandiri, sesuai dengan petunjuk,” kata Lin Lie, salah satu wanita relawan dari Satgas Taruna Banten.

Kegiatan ini pun mendapatkan respon positif dari gereja yang dilayani. “Terima kasih atas pelayanan penyemprotan disinfektan dalam rangka menangani virus Corona. Semoga kalian dan kita semua juga tetap sehat,” ungkap Pdt Lisda Girsang, Gembala Jemaat GMI di perumnas Tangerang.

Begitu juga, Pdt. Jhony Mardisantoso, Gembala Jemaat Gereja Baptis Indonesia BSD. “Kami dari Gereja Baptis Indonesia BSD mengucapkan terima kasih kepada pemuda yang melakukan penyemprotan disinfektan di gereja kami. Kiranya menjadi berkat bagi umat dan tetap jaga kesehatan masing-masing,” paparnya.

Senada Pdt. Yoseph Wijaya, Gembala Jemaat GBI Maruga Serua mengucapkan terima kasih karena merasa terbantu di tengah gerejanya belum memiliki SDM maupun dana untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Pdt. Doni Susanto, S.Th bersyukur apa yang dilakukan bisa menjadi berkat. Ia berharap, semakin banyak orang yang peduli terhadap sekitar melalui aksi sosial. “Kami hanya bisa melakukan hal yang kecil dan mungkin hanya 30-40 gereja yang sanggup kami layani. Berharap kita semua bisa melakukan tindakan yang nyata, dimulai dari lingkungan terdekat yaitu dari keluarga, gereja dan masyaraka,” ujar Pdt. Doni Susanto, S.Th sekaligus mengimbau umat untuk taat pada instruksi pemerintah.

Pdt. Doni Susanto, S.Th juga mengajak umat untuk menyebarkan semangat yang positif dibandingkan berita negatif melalui media sosial. “Lebih baik tindakan kecil nyata daripada banyak kata-kata. Kepedulian dan aksi ini kiranya membangkitkan semangat kita semua, untuk terus berdoa dan bersatu serta bekerjasama guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Kiranya masa sulit ini bisa segera teratasi dan Tuhan memulihkan Indonesia kembali seperti semula,” pungkasnya. (NW)

Apa pendapat anda tentang post ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini